Inilah Rincian Formasi Penerimaan CPNS di Kabupaten Kotawaringin Timur

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 09 November 2019 - 10:20 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Penerimaan CPNS (calon pegawai negeri sipil) 2019 ini, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mendapatkan 213 formasi, yang terdiri dari 138 tenaga pendidikan, 14 kesehatan, dan 60 tenaga teknis.

Dari 213 tersebut, inilah informasi lengkap dengan rincian formasi dan unit kerja penempatannya masing-masing. Seperti formasi pendidikan ada 7 jabatan yang dibutuhkan. Yakni guru IPA, Bahasa Inggris, Matematika, Penjasorkes, Bahas Indonesia IPS, dan guru kelas. 

"Paling banyak adalah guru kelas, yang lebih dari 100 formasi tersedia," ujar Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kotim Alang Arianto, Sabtu, 9 November 2019. 

Sedangkan jabatan tenaga kesehatan, yakni Dokter spesialis anak, dokter umum, dokter spesialis patologi anatomi, dokter spesialis bedah, dokter spesialis penyakit dalam, asisten apoteker, bidan, perawat, dan perawat gigi. 

"Hanya ada 14 formasi untuk kesehatan, dan rata-rata dokter spesialis," kata Alang. 

Sementara yang paling banyak beragam yakni formasi jabatan tenaga teknis, yaitu meliputi analis kepegawaian, asesor sumber daya manusia aparatur, auditor, auditor kepegawaian, penyuluh pertanian, perancang peraturan perundang-undangan, dan analis akses industri. 

Selanjutnya yakni analis bencana, analisis benih, analis data dan informasi, analisis jabatan, analis jalan jembatan, analis kawasan transmigrasi, analis kebakaran, analis koperasi, dan analisis lingkungan hidup.

Selain itu, ada juga analis materi penyuluhan, analis pangan, analis pemasaran hasil pertanian, analis pemberdayaan masyarakat, analis pemberdayaan perempuan dan anak, analisis pemerintahan daerah, dan analis penanaman modal. 

Dilanjutkan analis penataan kawasan, analis pendapatan daerah, analis pengamanan lingkungan, analis pengelolaan sarana program, analis pengembangan potensi daerah, analisis pengolahan hasil pertanian dan analis perencanaan anggaran.

"Semua formasi berjumlah 60, dan beragam bidang analis yang tersedia," terang Alang. (MUHAMMAD HAMIM/B-2)

Berita Terbaru