Ini Catatan dan Masukan Fraksi Demokrat ke Pemkab Gunung Mas tentang Misi Bupati

  • Oleh Hendra
  • 09 November 2019 - 13:40 WIB

BORNEONEWS, Kuala Kurun - Fraksi Partai Demokrat memberikan sejumlah catatan dan masukan kepada Pemkab Gunung Mas mengenai delapan misi Bupati dan Wakil Bupati yang harus menjadi acuan bagi pembangunan daerah Kabupaten Gunung Mas. 

Hal itu disampaikan juru bicara fraksi Demokrat, Neni Yuliani dalam rapat paripurna, Jumat, 8 November 2019, terkait raperda APBD tahun anggran 2020

Ada pun catatan dan saran itu di antaranya, pertama meningkatkan dan mempercepat pembangunan infrastruktur. Dalam pembangunan infrastruktur hendaknya terukur target dan pencaian yang riil, dan benar benar memperhatikan kebutuhan prioritas serta mempunyai mutu yang berkualitas dan berazaskan manfaat bagi masyarakat. 

"Kedua meningkatkan sumber daya manusia atau SDM. Dalam pembangunan sumber daya manusia hendaknya memperhatikan penunjang seperti fasilitas infrastruktur gedung sekolah dan fasiltarnya, kesediaan beasiswa tmditingkatkan untuk pelajat berpretasi dan peningkatan ketrampilan bagi generasi muda," kata Neni Yuliani. 

Lalu catatan ketiga meningkatkan daya saing ekonomi di wiayah.  dalam meningkatkan daya saing, pemerintah membuat trobosan untuk mengubah mainset masyarakat yang konsumtif menjadi masyarakat yang produktif dengan menumbuhkan wirausaha uang kreatif dan inovatif. 

Kemudian keempat mempercepat birokrasi reformasi, pemerintah daerah hendaknya membuat target saat penyelesaian untuk pengurusan dan perizinan dan hal lain dalam pelayanan kepada masyarakat. 

Selanjutnya, kelima penegakan dan jaminan kepastian hukum. "Dalam hal ini harapan kami kepada pemerintah daerah hendaknya memberikan jaminan perlindungan hukum kepada masyarakat dalam mengelola sumber daya alam yang ada dengan membuat perda berpihak kepada masyarakat," sebutnya. 

Keenam, mengembangkan nilai-nilai budaya kearifan lokal, dalam hal ini fraksi Demokrat memberi saran kepada pemerintah daerah untuk mendorong dan memfasilitasi masyarakat dalam melestarikan kearifan lokal dalam segala bidang. 

Ketujuh pembangunan berkelanjutan. "kami berharap kepada pemerintah dareah yang baru inj untuk mengakomodir program-program yang sudah ada dan progtam-porgam yang belum dilaksanakan hendaknya melihat nilai azaz bagi masyarakat," terangnya. 

Kedelapan memelihara dan meningkatkan kehormatan antar manusia dalam kerangka NKRI. Dalam hal ini hendaknya pemerintah mendorong memfasilitasi masyarakat untuk saling menjaga kerukana dimasyarakat baik agama,  suku dan golongan untuk hidup saling harmonis dan menghormati. 

Berita Terbaru