Syukuri Ketika Remaja Mulai Tertarik dengan Lawan Jenis

  • Oleh Oktrika Nugraheni
  • 09 November 2019 - 15:24 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Usia remaja memang unik, karena masa mencari jati diri dan mulai tertarik dengan lawan jenis. Syukuri ketika remaja mulai tertarik dengan lawan jenis. 

"Itu tandanya normal, harus disyukuri. Karena di zaman sekarang ini harus diwaspadai LGBT, laki suka laki, atau perempuan suka perempuan," kata Ketua Forum Puspa Kotawaringin Barat Emma Prastya Kustanti di hadapan para remaja masjid di Perumahan Bumi Asih Permai, Jumat, 8 Nopember 2019 malam.

Hanya saja, pesan Emma, tunjukkan ketertarikan itu menjadi keinginan untuk berprestasi, memupuk rasa percaya diri dengan membekali diri dengan berbagai ketrampilan dan pengetahuan.

Pada kesempatan itu juga hadir Sekretaris Forum Anak Kotawaringin Barat, Pindho. Ia berpesan agar remaja bisa menjadi pelopor dan pelapor. "Remaja atau anak bisa menjadi contoh, teladan dan panutan. Sedangkan pelapor, remaja atau anak bisa melaporkan hak-hak apa saja yang ingin dipenuhi serta masalah apa yang sedang dihadapi," tutur Pindho yang merupakan siswa SMAN 1 Pangkalan Bun ini.

Para remaja masjid di Perumahan Bumi Asih Permai ini rutin mengadakan pengajian tiap minggu. Setiap kali pertemuan selain membaca Alquran juga diisi dengan kultum secara bergantian. "Mengisi kultum dan MC secara bergantian ini sekaligus untuk memupuk rasa percaya diri mereka. Mereka juga ada pelatihan komputer dan Bahasa Inggris," kata Arif Mustofa Kamal, selaku pembina Remaja Masjid sekaligus sebagai pengelola Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) Pasir Panjang.

Ia berharap, PATBM, Forum Puspa dan Forum Anak bisa terus bersinergi agar remaja-remaja di Kotawaringin Barat bisa terhindar dari kenakalan remaja dan permasalahan lainnya. (B-2)    

Berita Terbaru