Puskesmas Tumbang Penyahuan Tidak Ada Dokter

  • Oleh Naco
  • 09 November 2019 - 16:42 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Ketua Fraksi Partai Golongan Karya DPRD Kotawaringin Timur, Nadie mendesak agar Pemkab Kotim menempatkan dokter di Puskesmas Tumbang Penyahuan, ibu kota Kecamatan Bukit Santuai.

Pasalnya, saat reses ke sana dan mengecek fasilitas kesehatan tersebut, dia  terkejut lantaran mendapatkan laporan tidak ada dokter di puskesmas itu.

"Tenaga medisnya hanya perawat saja. Bagaiamana ini pemkab bisa membiarkan itu terjadi," kata Sekretaris Komisi IV DPRD Kotim itu, Sabtu, 9 November 2019.

Nadie pun meminta setidaknya ada dokter di puskesmas itu. Jika tidak, akan menyulitkan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan.

Apalagi, apabila ada masyarakat yang sakit penanganan pertama bisa dilakukan di puskesmas tersebut. Karena jika harus selalu ke kota akan menyulitkan masyarakat dan membuat biaya semakin membengkak.

Dalam pembahasan APBD 2020 dalam waktu dekat ini, Nadie berjanji akan menyuarakan itu. Agar apa yang jadi keinginan masyarakat bisa dipenuhi.

"Harapan kita jika ada yang sakit dirawat di puskesmas dulu, begitu juga dengan fasilitas kesehatan kita minta agat dilengkapi," tukas Nadie.

Dia menambahkan, pemkab jangan hanya menumpukkan dokter di kota saja. Sementara di daerah pedalaman seperti itu luput dari perhatian. (NACO/B-11)

Berita Terbaru