Ada 160 KK Transmigran Asal Jawa Tengah di Katingan

  • Oleh Abdul Gofur
  • 09 November 2019 - 17:10 WIB

BORNEONEWS, Kasongan - Wakil Bupati Katingan, Sunardi Litang mengungkapkan, ada 160 kepala keluarga asal Jawa Tengah yang menjadi warga transmigran di daerahnya.

Sunardi mengatakan, 160 KK itu tersebar di dua unit permukiman transmigrasi. Yakni pada tahun penempatan 2006 dan 2007, ada 85 kk di UPT Pulau Malan SP1 Kecamatan Pulau Malan. Kemudian, penempatan tahun 2011 dan 2012, ada 75 kk di UPT Hiiyang Bana SP1, Kecamatan Tasik Payawan.

"Mata pencaharian mereka yakni bertani, dan ada yang bekerja di perusahaan perkebunan," kata Sunardi.

Untuk lahan yang diperoleh transmigran ini, yakni berjumlah 2 hektare. Terbagi menjadi 3 bagian, yaitu lahan pekarangan seuas 0,25 hektare, lahan usaha 1 seluas 0,75 hektare, dan lahan usaha II seluas 1 hektare.

"Untuk bukti kepemilikan tanah atau sertifikat lahan pekarangan dan usaha I di UPT Pulau Malan SP1 sudah diterima warga. Di UPT Hiyang Bana, sertifikat lahan pekarangan, usaha I dan II semuanya sudah diteirma warga," kata dunia.

Dengan itu, tidak sedikit warga yang memanfaatkan sertifikatnya untuk jaminan untuk modal usaha. (ABDUL GOFUR/B-11)

Berita Terbaru