Pemkab Kobar Evaluasi Penanganan Bencana Karhutla

  • Oleh Wahyu Krida
  • 11 November 2019 - 15:42 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mengadakan rapat evaluasi membahas strategi pencegahan dan kesiapsiagaan menghadapi bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) 2020, Senin 11 November 2019.

Dalam rapat yang dipimpin Sekda Kobar Suyanto di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kobar Jalan Tjilik Riwut II ini Sekda menjelaskan agar seluruh personel tim penanggulangan Karhutla bisa lebih dimaksimalkan mekanisme sistem penetapan siaga Karhutla.

"Perlunya ada kriteria yang jelas dalam penetapan siaga Karhutla dan mekanisme penyampaian informasi melalui mekanisme komando dari posko sampai pelaksanaan water boombing jangan sampai ada kesalahan," jelasnya.

Sehingga dalam penyiapan logistik personel di lapangan bisa lebih tepat sesuai keperluan.

"Hal ini terkait pengadaan kelengkapan alat dan sarana prasarana di lapangan untuk 2020. Di antaranya peralatan petugas lapangan kemudian pengadaan mesin mesin portable," jelasnya.

Menurutnyaselain itu berbagai peralatan berupa kendaraan serta alat komunikasi yang menunjang penyampaian informasi melalui sistem komando.

"Tujuannya yaitu semakin memantapkan bagaimana Kobar tahun 2020  bebas asap," jelasnya.

Sekda mengatakan walau saat ini status siaga karhutla sudah dicabut, tetap saja dilakukan pendekatan fungsi dari berbagai lembaga kerja di instansi pusat melalui Manggala Agni

"Kemudian peranannya dalam penanggulangan Karhutla di daerah ditangani dan dibedakan sesuai tupoksinya. Selain kerja sama antar intansi pemerintah, Pemkab Kobar juga berkolaborasi melibatkan pihak swasta, masyarakat akademisi dan media," jelasnya. (WAHYU KRIDA/B-6)

Berita Terbaru