Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Kab. Pekalongan Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Dampak Pemekaran Kecamatan Bukit Santuai Tidak Sesuai Harapan

  • Oleh Naco
  • 11 November 2019 - 16:06 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kotawaringin Timur, Nadie menyebutkan dampak pemekaran kecamatan di Kecamatan Bukit Santuai, Kabupaten Kotim tidak sesuai harapan.  

Padahal awalnya, semangat pemekaran itu untuk kemajuan kecamatan. Kenyataan malah sebaliknya. Justru pembangunan di kecamatan tersebut lamban.

Dia menambahkan, hingga saat ini mulai dari penerangan listrik, infrastruktur, telekomunikasi di daerah Kecamatan Bukit Santuai belum terpenuhi. 

"Mestinya layanan listrik, infrastruktur itu merupakan kebutuhan mendasar yang harus direalisasikan," kata Nadie, Senin, 11 November 2019.

Ia menganggap, pemekaran Kecamatan Bukit Santuai itu tidak tercapai tujuan untuk percepatan pembangunan. Kondisi itu dibuktikannnya saat turun langsung ke sana dalam masa reses lalu.

”Listrik saja belum ada, sejak pemekaran tahun 2008 hingga kini tidak ada perubahan yang signifikan terhadap kecamatan tersebut," tegasnya.

Tidak hanya urusan listrik, tetapi juga akses penghubung antar desa. Infrastruktur jalan dan jembatan juga masih sangat diperlukan. 

Begitu juga dengan jaringan telekomunikasi. Di era perkembangan digital seperti saat ini, sejumlah wilayah kecamatan itu juga masih banyak yang belum bisa terakses. Termasuk persoalan kesehatan dan pendidikan.

Ketertinggalannya bukan sekadar biasa. Harus ada penanganan yang maksimal dan serius dari pemerintah kabupaten untuk kecamatan tersebut.(NACO/B-11)

Berita Terbaru