Polres Kobar Terus Tingkatkan Teknik Penyidikan Cegah Masuknya Narkoba

  • Oleh Danang Ristiantoro
  • 11 November 2019 - 17:22 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Anggota Polres Kotawaringin Barat (Kobar) terus meningkatkan teknik penyidikan dalam menguak kasus narkoba, sehingga ke depan peredaran narkoba bisa diungkap dan habis.

Kapolres Kobar AKBP Arie Sandy Zulkarnain Sirait melalui Kabag Ops Boni Ariefianto mengatakan diketahui sebagian besar target operasi narkoba berasal dari luar daerah, sehingga polisi harus meningkatkan teknik penyidikan dan pendalaman kasus.

"Kami tidak berdiam diri selalu meningkatkan teknik daripada penyidikan untuk menyelesaikan masalah perederan gelap narkoba," ujarnya, Senin 11 November 2019.

Pihaknya berharap ke depan masalah peredaran gelap narkotika di wilayah Kobar bisa diberantas.

"Peredara gelap narkotika bisa kita gagalkan dan kita ungkap, sehingga kita berharap ke depan untuk peredaran narkotika di Kobar benar - benar habis," ungkapnya.

Ia menyampaikan jika sebagian besar barang masuk dari luar Pangkalan Bun atau Kobar. Jalur darat seperti dari Lamandau, Sukamara, Seuryan dan Kalbar, sementara jalur laut masuk dari Pulau Jawa.

Polres Kobar telah melaksanakan giat Antik dan pengembangan kasus di Oktober dan November 2019.

Hasilnya ada 8 LP dan 9 tersangka yang diamankan dan sita 39 paket seberat 29,58 gram sabu senilai Rp 30 juta.

"Semuanya itu menggunakan kurir, atau jaringan sel terpisah, bisa jadi mereka tidak saling kenal, maka ini terus kita dalami," tandasnya. (DANANG/B-6)

Berita Terbaru