Rizal Primadi Dipanggil Polisi karena Sentil Suku Tertentu di Facebook

  • Oleh Arnoldus Maku
  • 11 November 2019 - 20:36 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Persoalan tentang ujaran kebencian dan postingan berbau SARA di media sosial seolah tidak pernah berakhir.

Kali ini Rizal Primadi harus berurusan dengan anggota Polsek Pahandut untuk mempertanggung jawabkan komentarnya di Facebook yang menyinggung salah satu suku tertentu.

Warga Jalan Sultan Hasanudin, Kota Palangka Raya ini melalui akun Facebook miliknya mengomentari tentang kejadian kasus pencurian yang menyeret dua anak di bawah umur.

"*enak banget ya bisa mencuri puluhan kali tidak bisa diproses karena alasan dibawah umur dan karena alasan keturunan d**** mantab dah kebal hukum."* ujar Rizal melalui akunnya Rizal Mio, Minggu 10 November 2019 sebagaimana dijelaskan Kapolsek Pahandut AKP Edia Sutaata, Senin 11 November 2019.

Edia mengatakan dari penelusuran petugas, komentar ini sempat mendapat kecaman dari sejumlah warganet yang merasa tersinggung.

"Untuk mencegah terjadinya hal negatif yang bisa berimbas kepada keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polsek Pahandut, maka Unit Reskrim Polsek Pahandut langsung memanggil Rizal Primadi untuk klarifikasi tentang hal tersebut," tuturnya.

Saat dipanggil, Rizal mengaku tidak bermaksud menyinggung salah satu suku tertentu. Dia mengaku khilaf dan meminta maaf.

"Katanya sih tidak ada maksud apa-apa. Sudah kami suruh dia minta maaf kepada seluruh masyarakat Kalimantan dan membuat pernyataan di atas meterai enam ribu," tutupnya. (ARNOl/B-6)

Berita Terbaru