Menuju Pertempuran Terakhir di Grand Prix Valencia

  • Oleh ANTARA
  • 12 November 2019 - 08:50 WIB

Jakarta (ANTARA) - Sirkuit Ricardo Tormo di Valencia, Spanyol akhir pekan nanti akan menjadi pemberhentian terakhir balapan MotoGP musim 2019.

Menuju balapan seri ke-19 itu, Marc Marquez (Repsol Honda) telah jauh-jauh hari mengunci gelar juara dunia ke-6 di kelas premier dan membawa Honda mengunci gelar konstruktor musim ini.

Meski demikian, masih akan ada pertarungan di sirkuit mungil sepanjang 4km di pinggir Laut Mediterania itu karena GP Valencia akan menjadi kesempatan pamungkas Marquez untuk mengawinkan Tiga Mahkota bagi Honda ketika Repsol Honda tertinggal hanya dua poin dari Ducati Team di klasemen tim.

Andrea Dovizioso (Ducati), yang menjadi juara di Valencia tahun lalu, dan rekan satu timnya, Danilo Petrucci, tentunya tak akan membiarkan gelar tim terbaik itu direbut oleh sang tim rival.

Akan menjadi tugas berat bagi Marquez nampaknya di saat Jorge Lorenzo masih berkutat dengan cedera dan proses adaptasi dengan Honda.

Tak hanya itu, ketika Honda dan Ducati menjalani pertarungan final mereka, Yamaha ingin menjaga momentum hasil positif mereka setelah Maverick Vinales membawa pulang trofi juara di Sepang, sedangkan Valentino Rossi juga menikmati pertarungan dengan Dovizioso untuk podium dua pekan lalu.

Vinales menunjukkan salah satu performa terbaiknya musim ini ketika finis tiga detik lebih cepat dari siapa pun dan menang telak atas Marquez di Malaysia.

Pebalap bernomor 12 itu belum pernah menang di Valencia di kelas MotoGP namun memiliki kenangan indah di sana ketika manuvernya di tikungan terakhir dan lap terakhir membawanya meraih gelar juara dunia Moto3 pada 2013.

Pasca GP Ceko, Vinales membawa Yamaha sangat kompetitif, terkecuali GP Australia, dengan selalu finis peringkat lima besar atau lebih baik, empat di antaranya merupakan finis podium.

Kemenangannya di Malaysia mendongkrak posisi Vinales ke peringkat tiga klasemen, menyalip Alex Rins (Suzuki Ecstar).

Berita Terbaru