Pembangunan Kesehatan Tekankan pada Dua Penguatan

  • Oleh Ramadani
  • 12 November 2019 - 23:26 WIB

BORNEONEWS, Muara Teweh – Wakil Bupati Barito Utara Sugianto Panala Putra menyampaikan bahwa dalam perspektif saat ini, pembangunan kesehatan menekankan dua penguatan.

Dua penguatan tersebut yakni optimalisasi inovasi layanan kesehatan dan harmonisasi kepentingan pemangku kebijakan.

Sugianto Panala Putra menjelaskan, optimalisasi inovasi layanan kesehatan dimaksudkan untuk mengefisiensikan inovasi pelayanan kesehatan dan penyediaan obat dan alat kesehatan produk lokal dalam negeri tanpa mengurangi kualitas dan mutu.

Sementara harmonisasi kepentingan pemangku kebijakan terkait konektivitas antar kementerian dan lembaga, lintas sektor maupun unit-unit kerja lintas program terkait lebih ditingkatkan agar tidak terjadi tumpang tindih sehingga fokus pada pemecahan masalah kesehatan.

“Tentu semua itu membutuhkan dedikasi dan profesionalitas kinerja segenap pemangku kepentingan dalam sektor kesehatan di tingkat pusat dan daerah,” katanya membacakan sambutan Menteri Kesehatan RI pada peringatan HKN ke-55 di Kabupaten Barito Utara, Selasa 12 November 2019.

Melalui momentum HKN ini, kata dia, marilah kita konsentrasikan segenap potensi kekuatan dan kebersamaan untuk menitikberatkan pembangunan generasi sehat yang dilandasi tekat untuk memajukan bangsa.

“Untuk itu saya berharap kita dapat bekerja sama dengan baik dalam melakukan upaya-upaya inovasi untuk percepatan pembangunan kesehatan tanpa menyalahi aturan yang berlaku sesuai amanat presiden, khususnya dalam mengentaskan stunting dan memperbaiki layanan kesehatan serta membenahi tata kelola BPJS kesehatan serta penyediaan obat dan alat kesehatan lokal yang murah berkualitas,” jelasnya.

Dia juga menyampaikan penghargaan dan penghormatan setinggi-tingginya kepada para insan kesehatan di seluruh penjuru negeri, terutama kepada segenap jajaran kesehatan, jajaran lintas sektor di pusat dan daerah serta seluruh lapisan masyarakat yang telah bahu membahu berjuang tanpa mengenal lelah untuk melaksanakan pembangunan kesehatan dalam mempersembahkan generasi sehat indonesia unggul.

Dia juga meminta agar dalam pelaksanaan pembangunan kesehatan di daerah serta pemanfaatan anggaran harus dilaksanakan dan dikelola secara baik benar dan bertanggung jawab, akuntabel, transparan serta dengan sistem monitoring evaluasi yang ketat. (RAMADHANI/B-2)

Berita Terbaru