12 Orangutan dari Nyaru Menteng Dipindahkan ke Pulau Pra-Pelepasliaran

  • Oleh James Donny
  • 13 November 2019 - 14:10 WIB

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Pra-pelepasliaran orangutan kembali dilakukan oleh Yayasan Borneo Orangutan Survival dan PT. Sawit Sumbermas Sarana Tbk., di Pulau Salat Desa Pulang Kecamatan Jabiren Raya. 

Sebanyak 12 orangutan dari Pusat Reintroduksi Orangutan di Nyaru Menteng dipindahkan ke pulau pra-pelepasliaran Kepulauan Salat yang ada di Kabupaten Pulang Pisau. 

Orangutan tersebut dinilai telah menyelesaikan masa rehabilitasinya di sekolah hutan dan akan menjalani tahap akhir rehabilitasi di pulau pra-pelepasliaran sebelum dilepaskan ke hutan alami. 

"Ini merupakan pemindahan kedelapan ke Pulau Salat dimana pemanfaatan Pulau Salat sebagai wilayah konservasi orangutan ini sendiri merupakan hasil kerja sama antara Yayasan BOS dengan SSMS," kata Head of Sustainability PT. SSMS Tbk., Rudy Hendrarto, didampingi Manager Konservasi Lingkungan dan K3 Joko Trianto, Rabu, 13 November 2019.

Ke-12 orangutan yang telah menyelesaikan masa pelatihan di sekolah hutan Nyaru Menteng ke pulau pra-pelepasliaran di Pulau Salat untuk melanjutkan tahap akhir rehabilitasi sebelum dilepasliarkan ke hutan alami kelak. 

Pulau Salat Nusa dinilai merupakan sebuah lingkungan hutan yang menyerupai habitat asli orangutan, dengan sumber pakan alami yang cukup di dalamnya.

Pulau ini dapat memberikan kesempatan penuh bagi orangutan rehabilitasi untuk mematangkan keterampilannya dalam bertahan hidup secara mandiri di hutan. Selain aman, para orangutan juga dapat dipantau penuh selama berada di pulau ini. (JAMES DONNY/B-5) 

Berita Terbaru