Ahok Bakal Jadi Bos BUMN

  • Oleh Teras.id
  • 13 November 2019 - 23:40 WIB

TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok baru saja dipanggil oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara, Rabu, 13 November 2019. Ahok, sapaan akrab Basuki, digadang-gadang akan membantu memimpin salah satu BUMN.

Saat ditemui di sela acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Indonesia Maju Pemerintah Pusat dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di Sentul International Convention Centre (SICC), Sentul, Bogor, Jawa Barat, Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin mengkonfirmasi hal ini. Ia mengatakan Ahok datang atas panggilan Menteri BUMN Erick Thohir.

"Betul dipanggil pak Erick. Bicara mengenai BUMN. Rencana ada tugas yang mau diberikan ke beliau. Tapi saya rasa lebih baik tunggu waktu," ujar Budi sambil tersenyum.

Meski begitu, Budi masih enggan membocorkan tugas yang akan diemban Ahok nanti. Namun Ahok akan menjadi figur yang tepat untuk berada di Kementerian BUMN. Bahkan Budi memuji sosok Ahok yang juga merupakan mantan Bupati Belitung itu.

"Ahok adalah salah satu putra putri terbaik bangsa Indonesia. Aku rasa kalau kita punya orang yang berprestasi kita berikan kesempatan. Ini saya pribadi," kata dia.

Budi mengungkapkan dalam pertemuan dengan Ahok, Erick menyampaikan bahwa BUMN perlu bangun ekosistem ke depan. Termasuk di antatanya BUMD, BUMDES desa, dan swasta termasuk korporasi dan UMKM.

Terlebih anggaran Kementerian BUMN dinilai Budi masih kecil, yakni sekitar Rp 230 miliar. Tapi bila BUMN yang berjumlah total 143 dijumlahkan, maka pendapatan bisa mencapai Rp 2.400 tirilun. "Presiden minta kami gak jalan sendiri tapi bangun ekosistem," kata dia. (TERAS.ID)

Berita Terbaru