Warga Binaan Rutan Kelas IIA Palangka Raya Manfaatkan Brandgang untuk Hidroponik

  • Oleh Agus Priyono
  • 15 November 2019 - 17:28 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya – Warga binaan Rutan Kelas IIA Palangka Raya melakukan terobosan yang kreatif dalam memanfaatkan jalan kecil dan saluran air atar petak bangunan atau yang biasa disebut brandgang dengan menggunakan metode hidroponik.

Kepala Rutan Palangka Raya Akhmad Zaenal Fikri melalui KPLP Oktario menerangkan, Hidroponik tersebut digunakan untuk menanam beberapa sayuran seperti sayur sawi pakcoy, selada, dan segau sawi lokal khas Kalteng yang bernilai ekonomi.

Ia menjelaskan, kebun hidroponik yang dikembangkan oleh Rutan tersebut memanfaatkan brandgang seluas 2 meter dengan panjang 50 meter. Hasil hidroponik yang dipanen kemudian dikemas dengan kemasan menarik dan bersih dan dijual di lingkungan Rutan, dengan harga yang cukup terjangkau yakni Rp 15 ribu per kemasan.

“Pemanfaatan brandgang dengan dijadikan kebun hidroponik ini juga menjadi salah satu bentuk pengaplikasian pelatihan-pelatihan yang sudah diikuti oleh warga binaan kami. Dalam program ini kami dibantu oleh tiga orang warga binaan,” kata Oktario, Jumat, 15 November 2019.

Ia menambahkan jika program hidroponik dengan memanfaatkan brandgang ini sudah dilakukan sejak 2018. Dengan waktu panen yang dilakukan tiap minggu, kebun hidroponik dapat menghasilkan hasil panen mencapai 10 kg per bulannya.

“Tiap minggu kami memanen kebun hidroponik itu. Jadi keuntungan yang didapat itu cukup lumayan. Selain itu, hidroponik ini juga bisa dimanfaatkan oleh warga binaan jika sudah keluar dari Rutan nanti,” pungkasnya. (AGUS/B-2).

Berita Terbaru