Palangka Raya Kekurangan Dokter Spesialis Tapi Tidak Ada Formasi dalam Penerimaan CPNS

  • Oleh Testi Priscilla
  • 17 November 2019 - 07:10 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Dalam penerimaan calon pegawai negeri sipil atau CPNS tahun ini Palangka Raya tidak menerima formasi untuk dokter spesialis. Padahal tahun lalu ada banyak permintaan formasi dokter spesialis.

Dikonfirmasi terkait ketidakadaan formasi dokter spesialis ini, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, drg Andjar Hari Purnomo menepis anggapan bahwa Palangka Raya sudah tidak membutuhkan Dokter Spesialis.

"Kita perlu dokter spesialis. Untuk kepastian kenapa formasi itu ditiadakan silakan kontak BKPP," kata drg Andjar kepada Borneonews saat dikonfirmasi via WA, Minggu, 17 November 2019.

Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya juga mengklaim bahwa Kota Cantik masih sangat kekurangan dokter spesialis. Bahkan kekurangan dokter spesialis ini pula yang menyebabkan Rumah Sakit Umum Daerah atau RUSD Tipe D Kota Palangka Raya terancam turun kelas sebagai bentuk dari hasil evaluasi Kementerian Kesehatan.

Untuk formasi CPNS Kota Palangka Raya tahun ini, khusus tenaga kesehatan memang tidak memuat adanya formasi untuk Dokter Spesialis. Melalui Pengumuman Nomor 870/ 190 -BANG1.PS/BKPP/XI/2019 tentang Kebutuhan Pegawai Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya tahun anggaran 2019 yang ditandatangani Sekretaris Daerah Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu hanya ada formasi tenaga kesehatan sebagai berikut.

- Apoteker 3 formasi
- Bidan 2 formasi
- Dokter Umum 1 formasi
- Dokter Gigi 6 formasi
- Perawat 46 formasi
- Asisten Apoteker 13 formasi
- Bidan 25 formasi
- Analis Laboratorium 10 formasi
- Analis Kesehatan 6 formasi
- Radiografer 4 formasi
- Sanitarian 7 formasi
- Elektromedik 4 formasi

"Untuk lebih jelasnya, para calon pelamar bisa mengakses informasi lebih lengkap di https://bkpp.palangkaraya.go.id/berita-198/formasi-penerimaan-cpns-kota-palangka-raya-2019.html," jelas Hera. (TESTI PRISCILLA/m)

Berita Terbaru