Bupati Sukamara tak Ingin Ada Data Ganda Peserta BPJS Kesehatan Tanggungan Pemerintah

  • Oleh Norhasanah
  • 17 November 2019 - 12:26 WIB

BORNEONEWS, Sukamara - Bupati Sukamara, Windu Subagio mengharapkan tidak ada data ganda peserta BPJS yang iurannya ditanggung pemerintah. Sebab, hal itu bisa berpengaruh pada anggaran.

"Untuk data kita tidak mau ganda. Siapa yang mau bayar dua kali, kalau ada yang double harus dibetulkan," kata Windu Subagio, Minggu, 17 Nobember 2019.

Menurut Windu, meskipun ada data ganda yang belum diketahui, pemerintah kabupaten tetap membayar iuran. Tetapi, harus ada upaya memvalidasi data penerima.

"Saya mengambil garis besar seluruh masyarakat Sukamara itu wajib masuk BPJS. Yang tidak mampu dibayarkan, kalau mampu bayar sendiri. Ini sesuai dengan amanat undang-undang," kata Windu.

Windu menambahkan, karena hal tersebut sudah menjadi program nasional, sehingga tidak ada alasan untuk tidak menanggung biaya BPJS Kesehatan bagi masyarakat tidak mampu.

"Yang memerintah ini adalah atasan, dalam hal ini kementerian yang merupakan kepanjangan-tangan dari Presiden RI. Masa kita tidak taat," tutur Windu Subagio. (NORHASANAH)

Berita Terbaru