Bantu Cegah Kanker Serviks, Komunitas Ini Membuat Keripik Daun Sirih Merah

  • Oleh Agustinus Bole Malo
  • 17 November 2019 - 22:30 WIB

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Komunitas ini membuat keripik daun sirih untuk mencegah kanker serviks. 

Ibu-ibu yang bergabung dalam Komunitas Perempuan AMAN (Aliansi Masyarakat Adat Nusantara), daun sirih coba diolah menjadi keripik yang renyah seperti layaknya keripik bayam.

"Awalnya karena banyak daun sirih merah di rumah kami dan seringkali ada teman yang minta untuk bahan obat, jadi terpikir ide untuk membuat daun sirih lebih praktis dikonsumsi," kata Niliani yang menjadi pencetus awal pembuatan keripik daun sirih tersebut saat ditemui Borneonews.co.id pada Bazar Mini Usaha Mikro Kecil Barito Timur di kompleks wisata Lewu Hante Pasar Panas.

Menurutnya, biasanya orang mengonsumsi daun sirih merah sebagai bahan obat herbal dengan cara direbus dan diminum airnya atau yang lebih modern dalam kemasan kapsul.

Ternyata setelah dibuat keripik, rasa pahit pada daun sirih tidak terasa lagi," Sudah banyak yang mencoba, rasanya renyah dan enak seperti keripik daun yang lain," imbuhnya.

Ketua pengurus harian daerah Perempuan AMAN Yeryana, menambahkan, daun sirih merah dikenal sebagai tanaman herbal yang memiliki anti oksidan tinggi dan dapat mencegah serta menyembuhkan kanker serviks.

"Selain memproduksi camilan yang lain, kami akan terus mengembangkan keripik daun sirih merah ini, untuk membantu teman-teman kaum wanita mencegah kanker serviks," papar Yeryana.

Keripik daun sirih yang diproduksi oleh komunitas beranggotakan 9 orang ini diproduksi dengan komposisi: daun sirih merah segar, tepung beras, minyak goreng dan bumbu.

Seperti Borneonews.co.id himpun dari berbagai sumber, daun sirih merah banyak mengandung flavanoid, polevenolad, tanin, dan minyak atsiri serta dapat menyembuhkan berbagai penyakit seperti: jantung koroner, bau mulut, asam urat, pneumonia, diabetes, tumor, batuk, tekanan darah tinggi, tukak lambung, mimisan, menghambat sel kanker serviks dan lain-lain. (BOLE MALO/B-2)

Berita Terbaru