Terungkap 5 Pencuri Spesialis Sarang Walet Ternyata Telah Melakukan Aksinya di Seruyan

  • Oleh Danang Ristiantoro
  • 17 November 2019 - 23:34 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Akibat amukan massa, dari lima tersangka pelaku ada yang mendapat perawatan. Saat diperiksa oleh polisi, mereka mengaku baru saja melakukan pencurian di wilayah hukum Kabupaten Seruyan.

Kapolres Kobar AKBP E Darma Ginting melalui Kapolsek Pangkalan Banteng Iptu Waris Waluyo mengatakan, saat ini polisi masih mendalami dan memeriksa beberapa pelaku yang masih dalam perawatan. Mereka juga mengakui baru saja melakukan aksi pencurian sarang walet di wilayah hukum Kabupaten Seruyan.

"Dalam pengakuannya seperti itu. Namun kita masih lakukan pendalaman untuk mengetahui lebih jauh curas yang telah mereka lakukan," ujarnya, Minggu, 17 November 2019.

Ia menyampaikan, pada saat penggeledahan juga ditemukan berbagai alat bukti senjata tajam dan peralatan yang digunakan untuk membongkar rumah sarang walet, Saat pemeriksaan ditemukan beberapa sarang walet diduga hasil kejahatan.

Namun, kelima tersangka, apes saat melancarkan aksinya di wilayah Desa Amin Jaya, Kecamatan Pangkalan Banteng. Saat mereka masuk ke dalam sarang walet, ternyata sarangnya kosong.

Mereka menduga bahwa korban Maryati telah menyimpan sarang tersebut di rumahnya. Kebetulan korban bersama suaminya  memang bertugas menjaga rumah sarang walet yang lokasinya tidak jauh dari rumahnya.

"Kelima pelaku beranggapan bahwa korban baru saja memanen dan hasilnya disimpan didalam rumah. Para pelaku masuk ke dalam rumah dengan harapan ingin menggasak hasil panen tersebut, tetapi tidak berhasil menemukan," katanya.

Merasa tidak mendapat apa - apa, akhirnya kelima pelaku ini malah menggondol dompet milik korban yang didalamnya berisikan uang sebesar Rp1 juta.

Setelah mengambil uang ternyata korban keluar dari kamar dan melihat dua pelaku, lalu korban kembali masuk ke dalam kamar. Ia melaporkan ke suaminya dan menelpon beberapa tetangganya. Akhirnya para pelaku dikejar warga dan ditangkap hingga dipukuli massa.

Seperti diketahui warga Desa Amin Jaya Kecamatan Pangkalan Banteng dikejutkan dengan adanya aksi pencurian dan kekerasan. Kelima pelaku diantaranya bernama Sodik,UH, RH, RCI serta YS alias Dan dihajar massa hingga babak belur, Sabtu, 16 November 2019, sekitar pukul 04.30 WIB. Nahas satu dari lima pelaku bernama YS alias Dan meregang nyawa. (DANANG/B-2)

Berita Terbaru