Aplikasi Pemenangan Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Pembangunan Jalan Konsorsium Rangda - Pangkalan Bun Terganjal Status Kawasan

  • Oleh Wahyu Krida
  • 19 November 2019 - 13:06 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Proses pembangunan jalan konsorsium antara PT Sawit Sumber Mas Sarana (SSMS), Tbk yang tergabung dalam Citra Borneo Indah (CBI) Group dengan Pemkab Kotawaringin Barat (Kobar) masih belum bisa digarap.

Jalan itu belum digarap lantaran masih terganjal status Hutan Produksi (HP) pada lahan yang bakal dibangun jalan tembus dari Desa Rangda menuju Pangkalan Bun.

Kepala Desa Rangda Muhammad Umar, Selasa, 19 November 2019 saat ditemui di Kantor Bupati Kobar, mengatakan, sebenarnya pihak PT.SSMS,Tbk sudah siap untuk membangun jalan konsorsium tersebut.

"Namun harapan masyarakat Desa Rangda masih belum bisa terealisasi lantaran pembangunan jalan konsorsium tersebut melewati lahan yang berstatus HP. Artinya harus ada alih fungsi kawasan terlebih dahulu di tingkat pusat agar pembangunan jalan bisa terealisasi," jelas Umar.

Padahal, lanjut Umar, pembangunan jalan tersebut secara otomatis membawa manfaat positif bagi warga desanya dan desa lain yang terdekat.

"Karena selama ini kami harus menempuh jarak yang cukup jauh bisa berurusan ke dalam Kota Pangkalan Bun. Bila jalan tersebut terealisasi tentunya jarak tempuh semakin singkat, jadi jarak tempuh ke Pangkalan Bun cuka 42 km," jelas Umar.

Umar mengatakan, manfaat lainnya yang bisa dirasakan masyarakat bila jalan tersebut terealisasi adalah mudahnya masyarakat desanya menjual hasil usaha ke kota.

"Selain itu harapan masyarakat agar desanya bisa dialiri listrik bakal tercapai. Karena PLN lebih mudah melakukan pemasangan tiang listrik untuk jalur kabel menuju desanya," jelas Umar.

Untuk itulah, Umar beharap agar Pemkab Kobar memperjuangan terkait perizinan dan perubahan status kawasan, agar cita-cita warga desanya bisa terwujud.

"Harapan kami sangat besar agar proses pengurusan perubahan status kawasan yang menjadi kendala proses pembangunan jalan konsorsium bisa dituntaskan Pemkab Kobar," ujarnya penuh harap. (WAHYU KRIDA/B-2)

Berita Terbaru