DPRD Temukan Pengurangan Gaji Karyawan Dalam Rasionalisasi Anggaran SOPD

  • Oleh Testi Priscilla
  • 19 November 2019 - 15:52 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - DPRD Palangka Raya menemukan pengurangan anggaran gaji karyawan di sejumlah SOPD terkait rasionalisasi anggaran, Itu mengemuka pada Rapat Dengar Pendapat atau RDP, Selasa, 19 November 2019.

"Setelah dibedah DPRD, didapati ada pemotongan gaji pegawai dari 1 tahun atau 12 bulan menjadi 6 bulan," kata Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Sigit K Yunianto pada Selasa, 19 November 2019.

Menurut Sigit, temuan ini telah dibahas dalam RDP dan akan dilanjutkan pembahasannya ke tingkat yang lebih tinggi. Yakni oleh Badan Anggaran atau Banggar DPRD Kota Palangka Raya.

"Tidak boleh itu gaji pegawai dipotong, apapun alasannya. Apalagi dengan alasan rasionalisasi, tidak boleh," tegas Sigit.

Menurut Sigit, berembus pula kabar bahwa DPRD Kota Palangka Raya merasionalisasikan anggaran sejumlah SOPD. Menyikapi hal tersebut, dirinya menampik keras.

"Tidak ada DPRD melakukan rasionalisasi. Perencanaan anggaran itu dibuat oleh Bappeda melalui TAPD. DPRD hanya mengingatkan bahwa hal-hal yg harus dilakukan, wajib dilakukan. Yang tidak perlu dikurangi jangan sampai dikurangi, contohnya gaji pegawai ini," tegasnya lagi.

Dia mengatakan, memang hampir semua SOPD mengalami rasionalisasi, namun ada juga yang merasionalisasi gaji pegawai dengan alasan efisiensi.

"Setelah dibedah DPRD, didapat ada pemotongan gaji jdi 6 bulan, itu akan dibahas di Banggar. Efeknya, kalau APBD mundur, bagaimana gaji pegawai. Apa yang diajukan TAPD, itu yg dibahas DPRD. Kalau ATK dikurangi, okelah. Tapi kalau gaji ya jangan," tegasnya. (TESTI PRISCILLA/B-11)

Berita Terbaru