Travelator Pasar Indra Sari Cuma Diaktifkan Saat Jam Sibuk

  • Oleh Danang Ristiantoro
  • 19 November 2019 - 19:36 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Adanya travelator di Pasar Indra Sari Blok A dan Blok B sangat memudahkan bagi pengunjung, namun karena biaya operasionalnya membengkak. Travelator diaktifkan pada jam sibuk.

Kepala Bidang Pengelola Pasar Disperindagkop Kobar, Suradi mengatakan untuk mengaktifan travelator secara terus menerus masih menunggu kebijakan, karena biaya operasionalnya cukup besar.

"Karena ada pembengkakan biaya listrik, oleh karena itu untuk saat ini difungsikan pada jam tertentu saja, misalnya pagi hingga pukul10.00 WIB," ujarnya.

Disampaikan, terjadi pembengkakan anggaran biaya listrik sejak diresmikannya pasar pada 18 Oktober 2019.

Biayanya naik sekitar Rp 10 juta. Biasanya tagihan biaya listrik Pasar Indra Sari sekitar Rp 9 juta.

"Jadi begitu travelator kita fungsikan, tagihan listriknya naik, sehingga ini perlu ada kebijakan masalah pembiayaan," ungkapnya.

Dia mengatakan sesuai arahan Kadis Disperindagop, untuk saat ini tidak diaktifkan sepanjang waktu, tapi di waktu tertentu saja.

"Bahkan ada rencana mau dibuat sistem ganjil genap untuk mengefisiensi biaya operasionalnya," jelasnya. (DANANG/B-6)

Berita Terbaru