Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Kendal Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Direktur PT Talawang Nampara Perkasa Bantah BAP Kasus Korupsi Pasar Handep Hapakat

  • Oleh Agus Priyono
  • 19 November 2019 - 21:52 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Dalam sidang di Pengadilan Tipikor Palangka Raya, Selasa 19 November 2019, Direktur PT Talawang Nampara Perkasa, Maulydia Aryas membantah keterangan yang teruang dalam berita acara pemeriksaan (BAP) dalam kasus korupsi pembangunan Pasar Handep Hapakat, Kabupaten Pulang Pisau.

Menurutnya BAP tersebut memuat pernyataan keliru. Di hadapan majelis hakim diketuai Alfon, kelirunya BAP terhadap dirinya terkait dengan pengembalian uang senilai Rp 39 juta.

Dia mengaku tidak mengetahui apapun soal uang Rp 39 juta tersebut. Dia mengatakan saat diperiksa sebagai saksi, penyidik ada meminta uang senilai Rp 75 juta sebagai uang pengganti.

Namun dia menegaskan jika tidak paham mengenai penggantian uang tersebut.

Namun ternyata dibayarkan oleh ayahnya selaku komisaris utama perusahaan dan hanya mampu memberikan uang senilai Rp 39 juta sebagai uang pengganti sesuai arahan dari penyidik.

"BAP itu ada yang tidak sesuai. Saya tidak pernah memberikan uang pengganti dan saya tidak tahu apa-apa soal uang itu atau proyek pasar ini, tiba-tiba saja saya jadi tersangka," jelasnya kepada majelis hakim.

Dia mengaku saat diperiksa oleh jaksa, dia mengatakan jika uang senilai Rp 39 juta yang diserahkan sebagai uang pengganti bukan kepunyaannya melainkan ayahnya, Yasmun selaku komisaris perusahaan. Namun dalam BAP tetap tercatat bahwa uang tersebut adalah miliknya.

"Itu bukan uang saya, itu uang ayah saya. Saya sudah beberapa kali bilang ke penyidik, tapi mereka tidak mengakui itu, katanya itu uang saya," pungkasnya. (AGUS/B-6)

Berita Terbaru