MU Alami Kenaikan Utang Bersih

  • Oleh Inilah.com
  • 19 November 2019 - 23:32 WIB

INILAHCOM, Jakarta - Manchester United baru saja mengumumkan kenaikan utang bersih hingga Rp 2,5 triliun. Apa penyebabnya?

Dalam laporan keuangan terbaru yang dirilis pada Senin 18 November 2019 waktu setempat, MU mengalami kenaikan utang bersih mencapai 55,5 persen.

Utang United kini menyentuh angka 384,5 juta Pounds (Rp 7,018 triliun) dari yang sebelumnya di angka 247,2 juta Pounds (Rp 4,5 triliun).

Padahal, klub sebelumnya sempat mengumumkan pendapat di kuartal pertama musim 2019-2020 mengalami kenaikan sekitar 400 ribu Pounds dari periode yang sama tahun sebelumnya yaitu 135 juta Pounds (Rp 2,47 triliun).

Sementara pendapatan komersial berada di nilai 80,4 juta Pounds, naik 5,9 persen dari tahun sebelumnya.

Namun, klub memprediksi pendapatan tahunan pada 2020 akan mengalami penurunan sekitar 560-580 juta Pounds dibandingkan dengan pemasukan pada Juni musim 2018-2019 yang menyentuh angka 627,1 juta Pounds.

Penurunan pendapatan musim ini disebabkan United tidak berpartisipasi di ajang Liga Champions Eropa.

Konsekuensinya hak siar Setan Merah hanya mendapat angka 32,9 juta Pounds turun 23,1 persen dan 9,9 juta Pounda pada kuartal yang sama di tahun sebelumnya.

Namun CEO United, Ed Woodward, menegaskan bahwa visi misi klub sudah berjalan sesuai dengan yang diinginkan. Ia menilai pendekatan dalam perekrutan pemain sudah cukup berhasil.

"Kami memiliki visi yang jelas dalam hal filosofi dan rekrutmen sepak bola. Investasi signifikan yang telah kami lakukan dalam beberapa tahun terakhir di bidang-bidang transfer, infrastruktur, rekrutmen, analitik dan akademi kami sudah mulai menunjukkan hasilnya," kata Ed.

Berita Terbaru