Masuk SMK Harus Kemauan Sendiri, Bukan Paksaan

  • Oleh Budi Yulianto
  • 20 November 2019 - 22:52 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Plt Kepala Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah (Kalteng), Mofit Saptono Subagio menginginkan peserta didik yang masuk ke SMK harus sesuai kemauan sendiri.

"Secara terbuka saya sudah bicara dengan beberapa kepala SMK bahwa jangan terima peserta didik yang masuk SMK karena orang tuanya," kata Mofit seusai menghadiri santap siang hasil masakan siswa - siswi SMKN 3 Palangka Raya jurusan tata boga, Rabu 20 November 2019.

Mofit juga mengingatkan pihak sekolah jangan sampai menerima peserta didik yang masuk SMK lantaran tidak diterima di SMA. Sebab dia tidak ingin SMK dinomorduakan.

Awalnya Mofit kurang optimistis dengan SMK. Tapi setelah lebih jauh mendalami mengenai SMK, maka dia menyimpulkan bahwa mengenyam bangku di SMK bisa membangun kemampuan peserta didik yang cukup luar biasa.

Namun Mofit kembali mengingatkan sekolah di SMK harus sesuai hati alias tanpa paksaan.

"Guru punya waktu terbatas mengembang kemampuannya. Berat kalau dimasukan tidak dengan hati dan itu akan sulit," bebernya.

"Saya melihat, anak-anak disini (SMKN 3) sekolah dengan tulus. Mereka luar biasa," pungkasnya. (BUDI YULIANTO/B-6)

Berita Terbaru