Masyarakat Kotawaringin Timur Diimbau Waspada Angin Kencang

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 21 November 2019 - 14:52 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) diimbau waspada angin kencang dan juga puting beliung. Terutama saat peralihan musim kemarau ke penghujan seperti saat ini. 

"Kami imbau agar masyarakat di daerah ini waspada angin kencang dan puting beliung. Karena itu bisa datang secara tiba-tiba," kata Kepala BMKG Bandara H Asan Sampit, Nur Setiawan, Kamis, 21 November 2019. 

Antisipasi yang harus dilakukan masyarakat di antaranya bisa dengan penebangan pohon atau ranting yang sudah lapuk dan tua. Sehingga saat diterpa angin kencang tidak mudah roboh atau patah. 

Kalau itu tidak dilakukan, maka sangat membahayakan bagi masyarakat. Apalagi angin tersebut tidak bisa diprediksi kapan datangnya. 

"Kami juga meminta agar masyarakat tidak berteduh di bawah pohon saat hujan lebat disertai angin kencang. Karena cukup membahayakan kalau terjadi pohon tumbang," kata Setiawan. 

Sementara, pada Rabu, 20 November 2019 kemaren, angin puting beliuang menghantan atap Pasar Tradisional Al Kamal, di Jalan Hasan Mansur, Kelurahan Baamang Tengah, Keamatan Baamang. 

Akibatnya, atap bangunan tersebut terangkat dan beterbangan cukup jauh dari lokasi. Dalam peristiwa itu, kerugian ditaksir mencapai Rp 20 - 30 juta. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)

Berita Terbaru