Azis Syamsudin ke Sampit Dinilai Melanggar Larangan Airlangga

  • Oleh Inilah.com
  • 22 November 2019 - 17:20 WIB

INILAHCOM, Jakarta - Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto melarang kader Golkar berstatus anggota DPR meninggalkan Jakarta sampai selesainya Munas 6 Desember mendatang. Itu ternyata dilanggar sendiri oleh Aziz Syamsudin, yang dikenal sebagai pendukung utama Airlangga dalam pencalonan kembali sebagai Ketum Golkar 2019-2024.

Sebagaimana diberitakan, pada Rabu (20/11/2019), Aziz kedapatan mengunjungi Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalteng. Aziz datang ke Sampit dalam rangka peringatan HUT ke-55 Partai Golkar.

Pengamat Komunikasi Politik UI, Ari Junaedi, menilai meskipun Aziz melanggar larangan tertulis Airlangga, yang bersangkutan tetap akan dilindungi karena merupakan pendukung caketum petahana tersebut di Munas Golkar. Apalagi jika kehadiran Aziz diisi juga oleh konsolidasi pemenangan Airlangga.

"Aziz tidak mungkin dianggap melanggar jika kehadirannya di Kalteng juga membawa kepentingan Airlangga," kata Ari di Jakarta.

Ari menilai larangan meninggalkan Jakarta yang dibuat Airlangga tersebut memang janggal. Tanpa sanksi yang jelas, larangan tersebut justru terlihat sebagai upaya Airlangga membendung anggota Fraksi Partai Golkar DPR yang berencana melakukan konsolidasi ke pengurus-pengurus daerah jelang Munas.

"Kalau sekarang anggota timsesnya sendiri yang ketahuan melanggar, Airlangga mau gimana coba" kata Ari.

Sejak awal, CEO Nusakom Pratama Political Consultant ini mengingatkan seharusnya Airlangga tidak mengeluarkan imbauan tersebut, karena justru akan membuat yang bersangkutan terlihat panik jika DPD I dan DPD II melakukan konsolidasi jelang Munas.

"Kalau itu yang ingin dibendung, langkah Airlangga salah. Justru hal tersebut bisa membuat suara-suara yang menginginkan evaluasi dan perubahan kepemimpinan semakin menguat," ujarnya.

Dalam peringatan HUT ke-55 Golkar disampit yang dihadiri Aziz, juga hadir Ketua Dewan Pertimbangan DPD Golkar Kalteng, Abdul Razak, kader Golkar yang juga Wali Kota Palangkaraya, Fairid Naparin, Ketua DPD Partai Golkar Barito Selatan, Eddy Raya Samsuri, Ketua DPD Partai Golkar Kotawaringin Timur Supriadi. (INILAH.COM)

Berita Terbaru