Kelompok Tani di Desa Sarapat Berharap Terus Didampingi Dinas Pertanian

  • Oleh Agustinus Bole Malo
  • 24 November 2019 - 21:52 WIB

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Kelompok tani di Desa Sarapat, Kecamatan Dusun Timur, berharap terus didampingi Dinas Pertanian dan petugas penyuluh lapangan, dalam rangka meningkatkan produktivitas pertanian.

Perwakilan Kelompok Tani Maeh Pakat, Desa Sarapat, Desman menyampaikan itu di hadapan Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Barito Timur, Riza Rahmadi, saat kegiatan tanam padi di lahan cetak sawah Desa Sarapat, Minggu, 24 November 2019.

"Kami berterima kasih pak kadis sudah hadir di sini untuk memberikan dukungan yang terbaik. Banyak kendala yang kami hadapi seperti teknologi pertanian, pengendalian hama, dan lain-lain," kata Desman.

Dia berharap dari Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Dusun Timur mapun penyuluh yang bertugas di Desa Sarapat, dapat terus membimbing dengan petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Maeh Pakat.

Sementara itu, Kepala BPP Kecamatan Dusun Timur Erai Sairi yang didampingi Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Desa Sarapat, Wahid Suryanto, mengatakan, sawah yang dibuat melalui program cetak sawah tersebut masih berupa sawah tadah hujan. Sebab, saluran irigasinya belum berfungsi.

"Ini lahan sawah baru dan sebenarnya belum bersih dan irigasi belum berfungsi sehingga cara tanamnya seperti padi ladang atau manugal," papar Erai.

Menurutnya, lahan di Kecamatan Dusun Timur yang dijadikan sawah melaui program cetak sawah pada tahun 2017 seluas 250 hektare yang terbagi di dua desa, yakni Desa Jaar 200 hektare, dan Desa Sarapat 50 hektare.

"Target tanam padi untuk Kecamatan Dusun Timur pada tahun 2019 sebanyak 620 hektare, hingga saat ini yang sudah ditanami baru sebanyak 365 hektare. Salah satunya karena terkendala larangan membakar lahan beberapa waktu lalu" kata Erai. (BOLE MALO/B-11)

Berita Terbaru