Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Gorontalo Pilkada Serentak 2024

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Guru Honor Ini Tetap Semangat Mengajar Meski Digaji Rp 600 Ribu

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 25 November 2019 - 16:32 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Bicara soal kesejahteraan para guru, insentif yang diterima sejumlah guru honor sekolah di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) masih banyak yang di bawah kata layak.

Betapa tidak, seperti yang dialami guru honor SD Cemapaka Mulia Barat, Kecamatan Cempaga, Kotim bernama Alfianur (26) ini. Dia hanya menerima upah Rp 600 ribu per bulan.

Tentu insentif yang hanya ini tidak akan mampu menutupi kebutuhan ekonomi mereka.

Namun karena semangat mereka untuk mencerdaskan anak bangsa tidak pernah suram dan pudar. Bahkan setiap hari mereka datang ke sekolah untuk mendidik anak-anak.

"Kalau memikirkan gaji, tentu tidak akan mengajar lagi. Namun karena saya ingin agar anak-anak disini bisa berpendidikan, makanya saya tetap mengajar," ujar Alfianur kepada Borneonews.co.id, Senin, 25 November 2019.

Gaji Rp 600 ini didapatnya karena dia merangkap pekerjaan. Yakni sebagai guru mata pelajaran dan guru kelas atau wali kelas. Jika tidak merangkap, maka gajinya hanya Rp 300 ribu saja.

"Gaji Rp 600 ribu itu hanya 2 tahun terakhir ini saja. Itu karena saya merangkap pekerjaan," katanya.

Dia menjadi guru honor sekolah sejak 2012, sehingga sudah 7 tahun mengajar di sekolah tersebut.

Didikasinya selama itu belum juga menjadiakannya diangkat sebagai PNS atau sekedar honor daerah. Namun hal itu tidak menyurutkan tekatnya untuk megajar.

Dia menceritakan gajinya Rp 600 ribu tersebut belum tentu akan dibayar per bulan. Karena bisa sampai 3 bulan sekali. Hal itupun sudah dimaklumi, karena dirinya digaji oleh dana BOS.

Berita Terbaru