Ayah Pembunuh Anak Kandung Divonis 2,5 Tahun Penjara

  • Oleh Agus Priyono
  • 25 November 2019 - 19:52 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Proses persidangan kasus pembunuhan yang dilakukan seorang ayah terhadap anak kandungnya memasuki babak akhir di Pengadilan Negeri Palangka Raya, Senin, 25 November 2019. Dalam persidangan tersebut, majelis hakim yang diketuai Alfon memvonis terdakwa dengan hukuman 2,5 tahun penjara.

Majelis hakim menyatakan bahwa terdakwa Mar bersalah melakukan tindak pidana penganiayaan terhadap anak yang menyebabkan kematian. Sebagaimana diatur dalam pasal 80 ayat (4) tentang penetapan Perppu Nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UUD no 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

"Menjatuhkan terdakwa dengan hukuman penjara selama dua tahun enam bulan, dikurangi masa tahanan. Denda Rp 2 juta dengan subsidair dua bulan kurungan," ujar Alfon membacakan amar putusannya.

Putusan Majelis hakim tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU), yang sebelumnya menuntut terdakwa dengan hukuman pidana penjara selama tiga tahun, denda Rp 2 juta subsidair 2 bulan.

Kasus pembunuhan yang dilakukan Mar terjadi pada Agustus 2019 lalu. Berawal dari perkelahian antara anak sulungnya dengan adiknya karena berebutan makanan.

Akibat perkelahian kecil, Mar geram dan melempar pisau pengupas jagung yang digenggamnya ke arah anak sulungnya. Naas pisau tersebut justru menancap di dada kiri korban dan melukai organ vital. 

Korban sempat dibawa ke rumah sakit oleh terdakwa ditemani tetangganya. Namun karena luka yang cukup parah membuat nyawa korban tidak terselamatkan. (AGUS/B-11)

Berita Terbaru