Bawa Parang, Pemuda Mabuk Mengamuk di Acara Maulid Nabi

  • Oleh Danang Ristiantoro
  • 28 November 2019 - 10:20 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dalam kondisi mabuk berat, KH (25), pemuda asal Desa Sungai Kapitan, Kecamatan Kumai, mengamuk dan mengacungkan sebilah parang kepada masyarakat yang tengah melaksanakan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Baiturahman Kumai, Selasa, 28 November 2019.

Dengan sigap, anggota Polsek Kumai menggelandang dan mengamankan pemuda yang mabuk tersebut ke Mapolsek Kumai.

Kapolres Kobar AKBP E Dharhma B Ginting mengatakan, peristiwa tersebut terjadi di tengah berlangsungnya acara Maulid Nabi Muhammad SAW, sekitar pukul 19.00 WIB. Tiba - tiba ada yang mengamuk dan mengacungkan senjata tajam pada jemaah maulid nabi.

"Pelaku dalam kondisi dipengaruhi alkohol dan mabuk berat, dia teriak - teriak sambil mengacung – acungkan sebilah senjata tajam berupa parang,” ujar Kapolres Kobar AKBP E Dharma Ginting, dalam rilis yang dikirim melalui humas ke awak media, Kamis, 28 November 2019.

Ia menjelaskan, warga atau jemaah Maulid Nabi Muhammad SAW yang melihat hal tersebut sontak lari ketakutan dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kumai.

Kemudian, anggota Polsek Kumai langsung menuju tempat kejadian dan mengamankan tersangka dan barang bukti berupa sebilah parang.

“Saat ini tersangka dan barang bukti sudah kami amankan atas perbuatannya yang meresahkan warga dijerat Pasal 2 ayat (1) UU darurat nomor 12 tahun 195, dengan ancaman pidana penjara paling lama 10 tahun,” tandasnya. (DANANG/B-2)

Berita Terbaru