4 Formasi CPNS di Barito Utara Tidak Ada Pendaftar

  • Oleh Ramadani
  • 28 November 2019 - 17:36 WIB

BORNEONEWS, Muara Teweh - Setelah tahap penerimaan CPNS melalui online yang diutup pada 26 November 2019, sehingga diketahui ada empat formasi di Kabupaten Barito Utara yang tidak ada pendaftarnya.

Keempat formasi ini yakni dokter spesialis paru, spesialis THT, spesialis kandungan, dan spesialias saraf.

Sudah bisa dipastikan dengan lowongnya formasi ini menjadikan RSUD Muara Teweh yang direncanakan menjadi rumah sakit rujukan DAS Barito menjadi terkendala.

Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKDPSDM) Barito Utara, Fakhri Fauzi didampingi Kasubid Formasi, Ira Akhmadi, Kamis 28 November 2019 menerangkan untuk pendaftar CPNS tahun ini mencapai 569 orang.

 “Dari 569 yang sudah terdaftar menyerahkan berkas ke BKSDM ada 4 formasi yang sepi pelamar. Hanya 1 formasi dokter yang terisi yaitu spesialis jantung,” katanya.

Formasi CPNS Barito Utara tahun ini untuk tenaga pendidikan dengan formasi 72 CPNS yakni mengisi guru kelas 63 formasi, guru bahasa Indonesia 4 formasi dan guru Penjasorkes 5 formasi.

Tenaga kesehatan 72 formasi terdiri dari perawat 5 formasi, bidan 30 formasi, apoteker 2 formasi, dokter umum dan dokter gigi masing-masing 15 formasi dan dokter spesialis meliputi spesialis jantung, kandungan, paru, syaraf dan THT masing-masing 1 orang.

Seleksi kompetensi dasar (SKD) dan seleksi kompetensi bidang (SKB) menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) rencananya bertempat di SMKN 1 Muara Teweh dan akan disurvei pihak BKN.

"Rencananya pihak BKN Regional VIII Banjarmasin akan datang ke Muara Teweh sekaligus melakukan sosialisasi dan simulasi tes CAT BKN dengan peserta sekitar 300 orang yang dikhususkan bagi putra putri daerah Kabupaten Barito Utara," ujarnya. (RAMADHANI/B-6)

Berita Terbaru