115 Peserta Meriahkan Tradisi Manuyang Anak di Sampit

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 01 Desember 2019 - 22:36 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Sebanyak 115 peserta mengikuti tradisi Manuyang Anak yang digelar Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), di Islamic Center, Minggu, 1 Desember 2019 malam.

"Ada 115 peserta atau bayi yang ikut dalam tradisi Manuyang Anak ini," ujar Wakil Bupati Kotim Taufiq Mukri, usai kegiatan tersebut.

Dia mengatakan, tradisi tersebut digelar untuk melakukan tradisi atau budaya nenek moyang jaman dulu. Untuk memeringati Maulid Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wasallam (SAW).

Tradisi tersebut dikemas lebih modern, dan menjadi salah satu upaya pemkab untuk menjadikannya sebagai event pariwisata di Kotim ini.

"Tradisi Manuyang Anak ini dikemas menjadi event pariwisata. Itu upaya kita untuk mengembangkan sektor pariwisata daerah," kata Taufiq.

Berdasarkan pantauan, peserta menghiasi ayunan anak mereka dengan berbagai pernak-pernik. Yang kebanyakan terbuat dari daun kelapa, dan dianyam dengan kreasi menarik. 

Kegiatan tersebut sendiri juga menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Terutama yang datang ke Islamic Center, untuk menghadiri Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar Pemkab Kotim. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)

Berita Terbaru