Tewas Masuk Parit, Diduga Oleng akibat Menenggak Miras

  • Oleh Danang Ristiantoro
  • 02 Desember 2019 - 19:00 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Korban yang ditemukan tewas telungkup di dalam parit BTN Tora RT 17 Desa Pasir Panjang, Kecamatan Arut Selatan, Senin, 2 Desember 2019, sekitar Pukul 06.00 WIB diduga oleng akibat menenggak minuman keras atau miras.

Korban atas nama Kamaludin (34) warga Jalan Pemuda Gg Mangga 5 RT 20 Kelurahan Madurejo, Kecamatan Arsel, ditemukan tewas di dalam parit BTN Tora RT 17 Desa Pasir Panjang.

Kapolres Kobar AKBP E Dharma Ginting melalui Kapolsek Arsel AKP Rendra Aditia Dhani menyampaikan, berdasarkan keterangan saksi yang merupakan rekan korban, keduanya sebelum masuk parit telah mengonsumsi miras.

"Diduga akibat pengaruh dari miras akhirnya korban beserta rekannya ini oleng dan masuk ke dalam parit," ujarnya dalam rilisnya, Senin, 2 Desember 2019.

Kronologis kejadian berdasarkan keterangan saksi Charles Jon Manulang (38) dijelaskan, ia bertemu dengan korban Kamaludin (34) di warung simpang 3 Jalan Bhayangkara Desa Kumpai Batu. Kemudian sama - sama minum miras sekitar pukul 05.30 WIB.

Setelah selesai minum miras, korban Kamaludin menawarkan Charles untuk diantar pulang ke barakannya. Namun sesampainya di Jalan BTN, Tora mengalami kecelakaan tunggal. Kendaraan dan keduannya masuk ke dalam parit.

"Merasa masih gelap, dan dalam kondisi mabuk, saksi dan korban memutuskan untuk tidur di dalam parit tersebut," jelasnya.

Sebelum subuh datang, Charles terbangun dan mendatangi warung yg pertama kali bertemu korban, memberitahu ke pemilik warung jika dirinya dan korban jatuh di BTN Tora. Barulah sekitar pukul 06.00 WIB saksi mendengar kabar bahwa temannya sudah meninggal.

Anggota kepolisian yang hadir di lokasi kejadian langsung melakukan oleh TKP. Saat ini kasus penemuan mayat telah ditangani Polsek Arsel guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. (DANANG/B-2)

Berita Terbaru