Skandal Kerajaan Inggris: Pangeran Andrew Dituduh Berhubungan Seks dengan Perempuan AS

  • Oleh Inilah.com
  • 03 Desember 2019 - 21:50 WIB

INILAHCOM, Jakarta - Seorang perempuan Amerika Serikat (AS) yang mengatakan dibawa ke Inggris pada usia 17 tahun untuk berhubungan seks dengan putra Ratu Elizabeth II, Pangeran Andrew, meminta publik Inggris mendukung dirinya.

Virginia Giuffre mengatakan ia diperdagangkan oleh terpidana kasus pelecehan seksual, Jeffrey Epstein, pada 2001.

Epstein bunuh diri di selnya di Manhattan, Agustus lalu, selagi menunggu persidangan kasus pelecehan seksual dengan korban anak di bawah umur.

Giuffre menggambarkan bagaimana kekasih Epstein mengatakan kepadanya "apa yang harus dilakukan untuk Andrew".

Pangeran Andrew dalam wawancara eksklusif dengan BBC yang disiarkan bulan lalu menolak tuduhan "melakukan kontak seksual dengan Giuffre".

Virginia Giuffre--dulu bernama Virginia Roberts--mengeluarkan seruan ini dalam wawancara khusus untuk program BBC, Panorama. Wawancaranya mencakup kesaksian bagaimana ia dikenalkan dengan Pangeran Andrew.

Ia mengatakan Pangeran Andrew, Epstein, dan kekasih Epstein ketika itu, Ghislaine Maxwell, membawanya ke satu klub malam di London dan di sini Pangeran Andrew memintanya untuk menari.

Ia mengatakan Pangeran Andrew bukan penari yang baik dan keringat Pangeran Andrew bercucuran saat menari.

Ketika mereka meninggalkan klub malam, Giuffre mengatakan Ghislaine Maxwell memberinya instruksi.

"Di dalam mobil, Ghislaine mengatakan kepada saya apa yang harus saya lakukan untuk Andrew, apa yang harus saya lakukan untuk Jeffrey, dan itu membuat saya muak," kata Giuffre.

Berita Terbaru