Polisi Tolak Laporan Anggota FPI Soal Gus Muwafiq

  • Oleh Inilah.com
  • 03 Desember 2019 - 22:30 WIB

INILAHCOM, Jakarta - Laporan anggota DPP FPI bernama Amir Hasanudin terhadap ulama Ahmad Muwafiq alias Gus Muwafiq di Bareskrim Polri, Selasa (3/12/2019) ditolak polisi.

Penolakan itu dikarenakan masih ada satu syarat yang belum terpenuhi dalam pelaporannya.

Amir melaporkan pernyataan Muwafiq yang diduga melecehkan Nabi Muhammad SAW dalam bahasa Jawa. Oleh sebab itu, Amir beserta kroninya harus melampirkan terjemahan ceramah Muwafiq dalam bahasa Indonesia.

"Kita sudah diskusi oleh pihak penyidik, mereka siap menerima. Akan tetapi, ada salah satu syarat yang tadi kurang yakni terjemahan bahasa Jawa. Itu tadi sudah kita sudah kita koordinasi dengan penerjemah," kata Aziz Yanuar selaku kuasa hukum di Bareskrim Polri, Selasa (3/12/2019).

Untuk itu, Aziz manyebut jika pihaknya bakal kembali mendatangi Bareskrim Polri dengan menyertakan terjemahan ceramah Muwafiq. Dengan begitu, ia mengklaim polisi bakal mengeluarkan nomor laporan.

"Insha Allah besok jadi, besok kita tinggal nerima nomer LP nya dan segala macem. jadi tadi hanya kurang itu. tapi semua sudah diterima dan dicek sudah oke, cuma terjemahannya aja, untuk menghindari permasalahan hukum lebih lanjut. karena ini bahasanya bukan bahasa Indonesia makanya harus ada terjemah seperti itu," sambungnya.

Sebelumnya, Amir selaku pelapor menuding Muwafiq menggunakan bahasa jawa dalam melecehkan Nabi Muhammad SAW.

Dalam ceramahnya, Muwafiq mengatakan Nabi Muhammad "merembes"bisa diartikan ingusan.

"Dalam bahasa Jawa itu ada kalimat merembes, itu maknanya banyak. Bahwa Rasullulah itu sifatnya dekil, kotor, jadi sifat-sifat yang tidak enak buat kami," klaim Amir.

Dalam hal ini, Amir mendengar ceramah Muwafiq melalui media sosial YouTube. Dari temuan itu, lantas ia bergerak dengan membuat laporan ke pihak kepolisian.

Dalam ceramahnya di Purwodadi belum lama ini, Muwafiq bercerita soal masa kecil Rasulullah. Dia tidak sependapat bila Muhammad digambarkan sebagai sosok yang berlebih-lebihan ketika kecil.

Berita Terbaru