Aplikasi Pilgub (Pemilihan Gubernur) Propinsi Bengkulu Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Ini Kronologi Penyelamatan Orangutan Penuh Luka Tembakan di Hanau

  • Oleh Wahyu Krida
  • 04 Desember 2019 - 13:30 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Country Head/Program Manager Orangutan Foundation United Kingdom (OF-UK) Indonesia Hendra Gunawan, Rabu, 4 Desember 2019 menjelaskan kronologi penyelamatan orangutan yang terluka parah akibat tembakan senapan angin.

Penyelamatan berawal dari laporan Randi An Nur, warga  Desa Parang Batang, Kecamatan Hanau Kabupaten Seruyan, Sabtu, 30 November 2019 sekitar pukul 16.33 WIB melalui layanan quick response BKSDA.

"Orangutan ini pertama kali diketahui keberadaannya oleh anjing milik seorang warga yang sedang bekerja di perkebunan sawit yang berbatasan langsung dengan PT Wanasawit Subur Lestari (WSSL) beberapa jam sebelumnya sekitar pukul 09.30 WIB," jelas Hendra.

Pasalnya, lanjut Hendra, anjing milik warga tersebut terus-menerus menggonggong di sekitar kebun tempat orangutan berada.  

"Pemilik anjing yang curiga karena anjingnya yang terus menyalak, segera menghampiri anjingnya. Terlihat ada satu individu orangutan yang terduduk di tanah," jelas Hendra.

Terpisah, Kepala Seksi Konservasi Wilayah (SKW) II BKSDA Kalteng Dendi Sutiadi menjelaskan sebagai upaya untuk menanggulangi maraknya konflik manusia dengan orangutan, ia bakal melakukan melakukan investigasi di lapangan. 

“Kita akan coba koordinasi dulu dengan para pemangku kepentingan.  Kemarin, dari pihak kebun di sekitar lokasi orangutan yang diselamatkan, melaporkan adanya tanda aktifitas orangutan dalam kawasan lindung kebun miliknya." jelas Dendi.  

Dendi juga menjelaskan, pihak kebun juga sudah melakukan mitigasi konflik dan monitoring bersama dengan BKSDA Kalteng. 

"Menurut mereka, di dalam kebun juga sudah dipasang rambu-rambu larangan untuk tidak berburu orangutan beserta ancamannya," jelas Dendi.(WAHYU KRIDA/m)

Berita Terbaru