Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Wonogiri Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Pemkab Barito Utara Resmi Tutup Lokalisasi Prostitusi Lembah Durian

  • Oleh Ramadani
  • 04 Desember 2019 - 20:16 WIB

BORNEONEWS, Muara Teweh - Pemerintah Kabupaten Barito Utara resmi menutup lokalisasi prostitusi Lembah Durian atau yang biasa disebut Merong di Km 3,5 jalan Negara Muara Teweh - Puruk Cahu, Rabu 4 Desember 2019.

Penutupan ini ditandai dengan penandatanganan deklarasi Pemkab Barito Utara bebas lokalisasi prostitusi di halaman kantor bupati.

Bupati Barito Utara, Nadalsyah dalam sambutan tertulis yang dibacakan Wakilnya Sugianto Panala Putra mengatakan hasil rapat koordinasi nasional bidang rehabilitasi sosial yang dilaksanakan Kementerian Sosial 28-30 Januari 2016 diputuskan jika pemerintah mencanangkan Indonesia Bebas Pasung 2017, Bebas Anak Jalanan 2017 dan Bebas Lokalisasi Prostitusi 2019.

Dalam rakor itu menghasilkan komitmen bersama oleh seluruh peserta rapat koordinasi nasional untuk menutup lokalisasi di wilayahnya.

Dikatakan, dampak dari keberadaan lokalisasi prostitusi sangat luas. Di antaranya ancaman penyebaran penyakit menular seksual dan saat ini banyak orang yang menderita atau bahkan meninggal dunia akibat terinfeksi penyakit yang ditularkan melalui hubungan seksual yang tidak sehat, karena tidak dengan pasangan yang sah.

Kemudian berbagai bentuk kemaksiatan lain yang mengiringi dunia prostitusi adalah minuman keras, narkoba, judi, penghalalan segala cara untuk mencapai tujuan.

Minuman keras dan narkoba jauh lebih berbahaya dari apapun juga karena barang haram tersebut mampu membuat akal pikiran sehat seseorang jadi hilang sehingga mampu berbuat apa saja yang dilarang hukum.

“Jadi sekali lagi, lokalisasi prostitusi ditutup tidak hanya sebatas masalah kemaksiatan, tetapi banyak faktor lain yang mengikutinya dan membawa dampak sosial lebih luas serta mengganggu kesejahteraan keluarga pada akhirnya,” katanya. (RAMADHANI/B-6)

Berita Terbaru