DLH Kobar Perketat Persyaratan Penerima Bibit Gratis

  • Oleh Danang Ristiantoro
  • 06 Desember 2019 - 16:40 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Agar dapat mengevaluasi penerima bibit tanaman produktif gratis dan supaya tidak diselewengkan, maka Dinas Lingkungan Hidup atau DLH Kobar perketat persyaratan penerima bibit gratis.

Kabid PPKLH DLH Kobar Syahyani mengatakan, harapan Pemkab Kobar dengan memberikan bibit gartis kepada masyarakat, ialah mengajak peduli lingkungan, oleh karenannya agar benar - benar ditanam dengan baik, diperketat persyaratan penerima bibit gratis.

"Persyaratannya diperketat dengan adanya foto titik koordinat, dimana suatau saat kita ingim mengmbil sampel dikoordinat itu, sehingga dapat diketahui apa betul sudah ditanan, kemudian ditambah ada surat pernyataan," ujarnya, Jumat, 6 Desember 2019.

Adapun persyaratan lainnya yakni mengisi formulir permohonan yang tersedia, dengan melampirkan persyaratan sebagai berikut, Foto Copy KTP, Sertifikat atau SKT dan penandatangan surat pernyataan kesediaan menanam bibit.

Harapaanya, dengan adanya persyaratan yang baru, memudahkan pemerintah untuk bahan evaluasi dan pengawasannya. Jadi meskipun sudah bertahun - tahun, karena titik koordinatnya tercatat maka akan mudah mengevaluasinya.

Akan tetapi dalam hal ini, pemerintah sangat percaya kepada masyarakat dan apresiasi, karena mau mengambil bibit gratis. Hal itu sudah menunjukkan kepeduliannya terhadap lingkungan.

"Masyarakat mau menanam bibit ini sudah sangat kami apresiasi, tidak perlu berburuk sangka bibit ini dijual atau apa, kalaupun dijual yang beli pasti menanamnya juga," tegasnya.

Ditambahkannya, dalam pembagian bibit gratis ini targetnya ialah tertanamnya tumbuhan bukan siapa yang menanam. Sebab kepedulian terhadap lingkunganlah yang diutamakan.

Perlu diketahui pada 2019, DLH Kobar bekerja sama dengan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Kahayan Kalteng. Membagikan 7.000 bibit produktif secara gratis. (DANANG/B-5)

Berita Terbaru