Pemkab Barito Timur terus Bantu Petani agar Lahan Produktif Tidak Dialihfungsikan Jadi Tambang Batubara

  • Oleh Agustinus Bole Malo
  • 07 Desember 2019 - 17:20 WIB

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Pemkab Barito Timur melalui Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Barito Timur terus berupaya membantu petani di Kecamatan Patangkep Tutui dan Kecamatan Awang agar kesejahteraan mereka meningkat dan tidak mengalihfungsikan lahan-lahan produktif untuk dijadikan tambang batubara.

"Kita berharap program pemberdayaan yang dilakukan pemerintah dapat mempertahankan lahan-lahan potensial untuk tanaman budidaya dan petani tidak lagi menjual lahan atau dialihfungsikan sebagai tambang," kata Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Barito Timur, Riza Rahmadi di Desa Apar Batu, Sabtu, 7 Desember 2019.

Dia juga berharap lahan yang baru ditanami karet dapat dimanfaatkan oleh petani untuk menanam jagung di sela-sela tanaman karet.

"Silahkan diusulkan untuk kita bantu benih jagung sehingga lahan-lahan yang baru ditanami karet dapat ditanami jagung sebelum pohon karetnya besar," saran Riza.

Lanjutnya, petani juga tidak perlu kuatir untuk pemasaran hasil panen jagung karena saat ini di Barito Timur sudah ada pabrik pakan ternak yang menggunakan bahan baku jagung.

Sementara itu Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) yang bertugas di Desa Betang Nalong Eliperni, menjelaskan, Desa Betang Nalong mendapatkan bantuan bibit karet untuk kedua kalinya pada tahun 2019.

"Tahun 2017 Desa Betang Nalong mendapatkan bantuan bibit karet untuk 25 hektare lahan dan tahun 2019 untuk 41 hektare," kata Eliperni. (BOLE MALO/B-5)

Berita Terbaru