Anak SD di Katingan Hulu yang Ditemukan Tewas Tidak Utuh Diduga Korban Tindak Pidana

  • Oleh Abdul Gofur
  • 08 Desember 2019 - 20:20 WIB

BORNEONEWS, Kasongan – Anak SD di Katingan Hulu yang ditemukan tewas dalam kondisi tidak utuh diduga korban tindak pidana. Sampai saat ini, bagian yang hilang masih belum ditemukan.

Sebelumnya pada Selasa, 3 Desember 2019 sekitar pukul 16.00 WIB, seorang anak usia SD berumur 12 tahun di  Kecamatan Katingan Hulu dilaporkan hilang.

Sejak saat itu, keluarga dan masyarakat setempat melakukan pencarian. Jasad korban kemudian ditemukan oleh warga di sekitar kolam bekas lubang penambangan emas tanpa izin atau PETI pada Jumat, 6 Desember 2019.

Namun, kondisinya sudah tidak utuh lagi. Tubuhnya juga telah mengeluarkan aroma tidak sedap. Warga kemudian melaporkan penemuan mayat tersebut kepada keluarga korban dan juga kepala desa setempat.

Selanjutnya, kepala desa melalui telepon selular melaporkan penemuan mayat itu ke Polsek Katingan Hulu. Mendapat laporan, Kapolsek Katingan Hulu beserta 4 anggotanya langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), sekitar pukul 19.00 WIB.

Di lokasi, anggota melakukan olah TKP. Sekitar pukul 20.00 WIB, korban dibawa ke puskesmas untuk dilakukan visum. Saat itu, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu lembar baju singlet warna putih, dan satu lembar celana pendek warna hitam. 

Atas temuan tersebut, polisi masih melakukan penyelidikan meskipun menduga korban tindak pidana pembunuhan. Kapolres Katingan AKBP Andri Siswan Ansyah pada Minggu, 8 Desember 2019 membenarkan penemuan mayat tersebut yang bagian tubuhnya sudah tidak utuh. Kapolres mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan mendalam. (ABDUL GOFUR/B-7).

Berita Terbaru