Kalteng Raih 5 Besar Capaian Aksi Koordinasi dan Supervisi Pencegahan dari KPK

  • Oleh Rokim
  • 09 Desember 2019 - 19:36 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Provinsi Kalimantan Tengah meraih penghargaan 5 besar capaian aksi koordinasi dan supervisi pencegahan (Korsupgah) dari KPK. Penghargaan ini diterima langsung oleh Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran di Gedung Merah Putih KPK, Senin 9 Desember 2019.

Penghargaan ini diberikan saat peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia yang dihadiri Wakil Presiden Maruf Amin.

Sementara itu urutan 1 adalah Provinsi Jawa Tengah, kemudian disusul Provinsi Kalimantan Utara, Provinsi Banten, dan Provinsi Jawa Barat.

Adapun yang dinilai KPK dalam Korsupgah ini adalah perencanaan dan penganggaran APBD, pengadaan barang dan jasa, pelayanan terpadu 1 pintu, kapabilitas APIP, manajemen ASN, optimalisasi pendapatan daerah dan manajemen aset daerah.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Tengah, Herson B Aden mengatakan penghargaan ini merupakan prestasi cemerlang era kepemimpinan Sugianto Sabran.

"Sebelumnya Pemprov Kalteng tidak pernah masuk dalam zona biru atau terbaik. Ini membuktikan Gubernur Sugianto Sabran sangat konsen dengan upaya pecegahan korupsi," tulis Herson kepada borneonews.co.id, Senin malam.

Herson menyebut Pemprov Kalteng sudah memiliki sistem informasi yang baik mulai dari E-planning, E-budgeting, E-monev, E-LPBJ, dan E-perizinan yang terintegrasi.

"Dengan demikian sesuai proses bisnis mulai dari perencanaan penganggaran sampai output-nya bisa terpantau dengan baik oleh pimpinan daerah dan masyarakat," sebutnya.

Dia menyebut dengan diterapkannya aplikasi tersebut merupakan upaya pencegahan yang serius dilakukan Pemprov Kalteng.

"Tidak ada lagi yang main - main dalam menggunakan anggaran. Kita harus memberikan apresiasi yang tinggi terhadap kinerja pemerintah provinsi dan bapak gubernur untuk masalah pencegahan korupsi ini," tegasnya. (ROKIM/B-6)

Berita Terbaru