Pelaku Sempat Kejar Keponakan Korban Sebelum Bunuh Istri

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 10 Desember 2019 - 16:46 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Tersangka pelaku pembunuhan istri Sul (28) sempat mengejar keponakan korban Muhdian (26), sebelum membunuh istrinya yang bernama Nurmiyati (27), Selasa 10 Desember 2019. 

"Saat itu pelaku membacok wajah korban di dalam rumah, hingga diketahui keponakan korban yang langsung masuk ke rumah. Pelaku kembali mengejar keponakannya," ujar Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel melalui Kasat Reskrim AKP Ahmad Budi Martono.

Dia menerangkan kronologis awal kejadian saat itu sejumlah saksi salah satunya bernama Muhdian yang merupakan keponakan korban sedang duduk minum kopi di depan rumah korban. 

Mereka berencana ingin mencari dukun untuk menyembuhkan penyakit tersangka yang diduga mengalami gangguan ilmu hitam. Tidak berapa lama setelah itu, mereka mendengar ada suara teriakan dari dalam rumah. 

Sehingga Muhdian masuk ke rumah dan mendapati korban tergeletak di dalam kamar. Dengan luka bacok ada bagian wajahnya. Melihat hal itu, dirinya langsung ke luar rumah sambil teriak jika tantenya sudah meninggal. 

Pelaku langsung mengejar Muhdian, sambil menggorok lehernya sendiri. Setelah itu korban yang masih bernyawa, berupaya menyelamatkan diri dengan lari melewati pintu rumah belakang. 

Namun saat itu tersangka melihat korban, sehingga langsung mengejarnya dan kembali membacok menggunakan egrek hingga korban tewas di tempat kejadian.

"Setalah membunuh istrinya, tersangka kembali mengejar warga. Namun warga sekitar dapat mengamankan tersangka," terangnya. 

Saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan anggota Polres maupun Polsek Cempaga Hulu. Pelaku juga sudah diamankan. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)

Berita Terbaru