Sampit Ethnik Carnival Diharapkan Jadi Daya Tarik Wisatawan Ke Kotawaringin Timur

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 12 Desember 2019 - 11:45 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Sampit Ethnik Carnival (SEC) diharapkan menjadi daya tarik wisatawan untuk datang ke Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Karena acara ini mengangkat tema kebudayaan pedalaman.

"Kami akan terus berupaya menarik minat wisatawan, dan salah satunya dengan kegiatan Sampit Ethnik Carnival ini," ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kotim Fajrurrahman, Kamis, 12 Desember 2019. 

SEC akan berlangsung 15 Desember 2019, di Taman Kota Sampit. Ada pun temanya budaya pedalaman Suku Dayak. Dengan mengacu tiga kategori, yakni jungle fest atau tumbuhan dan hewan, cultural tradition atau tradisi budaya, dan authentic betang home atau keaslian rumah betang. 

Dengan tema tersebut, pihaknya ingin mengangkat budaya pedalaman Dayak agar bisa diketahui oleh masyarakat dan tidak tergerus oleh zaman. Selain itu, juga mengenalkan kepada masyarakat luar bahwa di Kalteng, khususnya di Kotim ini, memiliki budaya Dayak yang menarik untuk diketahui. 

Selain itu, kegiatan tersebut juga sebagai upaya memberi kesempatan kepada komunitas budaya dan daerah untuk berperan aktif dalam rangka melestarikan budaya bangsa.

"Kegiatan ini juga sebagai upaya kami meningkatkan kerjasama dan kebersamaan daerah dengan daerah lain dalam rangka melestarikan, mempromosikan serta menumbuh kembangkan budaya, dan kepariwisataan daerah," kata Fajrurrahman. 

Sementara ini, peserta yang sudah mendaftar tidak hanya berasal dari Kotim saja. Namun sudah ada dari Banjarmasin, Pangkalan Bun, Palangka Raya, dan beberapa kabupaten lain di Kalteng. 

"Mudah-mudahan, peserta bisa lebih banyak lagi. Karena kami menyiapkan hadiah cukup besar yakni Rp 135 juta untuk para peserta," terang Fajrurrahman. (MUHAMMAD HAMIM/m)

Berita Terbaru