Gapoktan Penerima Program Peremajaan Sawit Rakyat Diminta Pelihara Kebun dengan Baik

  • Oleh Norhasanah
  • 12 Desember 2019 - 16:12 WIB

BORNEONEWS, Sukamara - Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Kabupaten Sukamara yang menerima program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) diharapkan untuk memelihara kebun dengan baik.

"Ini tolong dijaga dan dipelihara kebunnya," pinta Wakil Bupati Sukamara, Ahmadi saat penanaman perdana bibit sawit di Desa Pangkalan Muntai, Kamis, 12 Desember 2019.

Menurutnya, bila kebun sawit benar-benar dipelihara sesuai dengan prosesnya, maka dalam waktu kurang lebih 2,5 tahun, kebun yang ditanami dengan bibit bersertifikat ini sudah bisa dipanen perdana.

"Dalam waktu 30 bulan sudah mulai panen perdana. 1 hektare itu kalau perdana sudah bisa menghasilan 12 ton sawit, tahun ke 3 mencapai 22 ton dan tahun ke 8n mencapai 30 ton," ujarnya.

"Ini luar biasa, misalkan hasil panen ini kita kalikan dengan harga Rp 1,500 per kilo gram, maka menghasilan Rp 45 juta 1 hektarenya, apalagi ini lahannya puluhan hektare," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sukamara, Irlan Kodriansyah mengatakan setiap Gapoktan yang telah menerima bantuan maka diminta segera memanfaatkan dana untuk melakukan tahapan lainnya.

"Karena kalau dana yang sudah disalurkan ini tidak digunakan selama 6 bulan, maka akan kembali ditarik, sehingga setelah anggaran masuk maka proses pembersihan lahan dan penanaman harus segera dilakukan," tukasnya. (NORHASANAH/B-6)

Berita Terbaru