Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Lampung Timur Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

DPR Nilai Papua Selatan Siap Jadi Provinsi Baru

  • Oleh Inilah.com
  • 12 Desember 2019 - 21:30 WIB

INILAHCOM, Jakarta - Anggota Komisi II DPR RI Komaruddin Watubun mengatakan, Papua Selatan siap memekarkan untuk dijadikan propinsi baru di wilayah Papua.

Hal tersebut disampaikan Komaruddin di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (11/12/2019) usai dirinya mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan perwakilan masyarakat Papua Selatan.

Komaruddin mengatakan, RDP ini bentuk aspirasi dari teman-teman Papua Selatan untuk pemekaran Propinsi Papua Selatan, lantaran beberapa waktu lalu Presiden Jokowi dan Mendagri Tito Karnavian merespon pemekaran sebagai salah satu solusi terhadap penyelesaian konflik Papua.

"Ada Kabupaten Asmat, Boven Digul, Merauke, dan Mappi. Mereka menyampaikan aspirasi karena beberapa waktu lalu Presiden Jokowi dan Mendagri merespon pemekaran sebagai salah satu solusi terhadap penyelesaian konflik Papua," katanya.

Kader PDIP ini mengungkapkan, sebenarnya masyarakat Papua Selatan sudah 10 tahun lebih berjuang untuk pembentukan Propinsi Papua Selatan ini.

"Tapi kemarin waktu sedikit rusuh di Wamena muncul pernyataan resmi Presiden dan Mendagri bahwa ada rencana memekarkan Papua menjadi beberapa propinsi," ujarnya.

Komaruddin menjelaskan saat ini sudah ada 3 daerah di Papua yang telah menyatakan diri siap untuk berpisah dari Propinsi Papua.

"Yang sudah masuk di Komisi II DPR RI ini ada Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan, lalu Tabi, ada 4. Tapi kalau dimekarkan Papua Tengah dan Pegunungan jadi ada 4, yang sekarang induk, Papua Pegunungan, Papua Selatan, dan Papua Tengah," urainya.

Komaruddin menyarankan, aspirasi yang telah disampaikan perwakilan masyarakat Papua Selatan ini sebaiknya harus mampu diresponi pemerintah dengan membuat grand design tentang pemekaran Papua.

"Kebutuhan pemekaran Papua ke depannya itu seperti apa, jadi jangan dimekarkan secara acak acakan," imbuhnya.

Berita Terbaru