Dinas Kesehatan Sukamara Lakukan Survei Evaluasi Penularan Kaki Gajah

  • Oleh Norhasanah
  • 13 Desember 2019 - 15:36 WIB

BORNEONEWS, Sukamara - Dinas Kesehatan (Dinkes) Sukamara melaksanakan survei evaluasi penularan filariasis atau penyakit kaki gajah untuk Transmission Assesment Survey (TAS) II tahun 2019. 

"Survey TAS II ini kita lakukan terhadap siswa kelas 1 dan 2 SD/MI di Sukamara," kata Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P) Dinkes Sukamara, Achmad Yani, Jumat, 13 Desember 2019.

Menurut Yani, dalam pengambilan sampel tersebut, pihaknya dibantu Subdit Filariasis Kementerian Kesehatan RI, Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Banjarbaru, serta Dinas Kesehatan Provinsi KalimantanTengah.

"Kami juga dibantu petugas UPTD puskesmas. Mereka terlibat dalam survei evaluasi penularan penyakit kaki gajah TAS II ini," ujarnya.

Yani melanjutkan, survei yang dilakukan bertujuan melihat keberhasilan pengobatan massal filariasis yang sudah pihaknya dakukan pada 2011 - 2016 lalu.

"Apabila TAS II ini kita gagal, maka survei ini akan kembali dilakukan dari awal dan ini akan memakan waktu yang sangat lama. Kita juga harus melakukan pengobatan terlebih dahulu kepada orang-orang yang sampelnya positif," tutur Achmad Yani. (NORHASANAH/B-11)

Berita Terbaru