Ratusan Pengacara Serbu Rumah Sakit, 3 Pasien Tewas

  • Oleh Inilah.com
  • 14 Desember 2019 - 00:02 WIB

INILAHCOM, Lahore - Tiga pasien tewas setelah lebih 200 pengacara menyerang sebuah rumah sakit di Lahore, Pakistan, akibat perselisihan dengan para dokter.

Pejabat rumah sakit mengatakan para pengacara memaksa masuk melewati penjagaan dan berpencar ke dalam beberapa kelompok, menyerbu berbagai departemen dan bangsal.

Dalam rekaman video yang beredar di media sosial, seperti dilaporkan BBC, Jumat (13/12/2019), para pengacara--bersetelan jas--membanting peralatan medis dan memecahkan jendela, serta memukuli para pegawai rumah sakit dan pejabat, termasuk menteri informasi Punjab, Fayazul Hasan Chauhan, yang mendatangi lokasi untuk mengembalikan ketertiban di sana.

Mereka juga merangsek ke dalam penginapan para perawat, menghancurkan furnitur di dalamnya dan memukuli beberapa staf di sana, kata seorang pejabat rumah sakit.

Para pengacara juga merusak sejumlah mobil yang terparkir di luar rumah sakit dan membakar setidaknya satu mobil van polisi.

Polisi antihuru-hara menembakkan gas air mata untuk membubarkan kelompok pengacara dan menangkap lebih dari 20 orang di antaranya. Dibutuhkan lebih dari dua jam untuk mengembalikan ketertiban di lokasi, kata pihak berwenang.

Para pengacara sebelumnya berunjuk rasa terkait tuduhan penganiayaan terhadap beberapa kolega mereka oleh pegawai rumah sakit bulan lalu.

Namun pemicu akhir dari aksi kekerasan yang terjadi tampaknya berasal dari sebuah video yang diunggah ke media sosial oleh seorang dokter pada Selasa malam, di mana dalam video tersebut, sang dokter mengolok-olok pengacara. [INILAHCOM/bbc/lat]

Berita Terbaru