Harga Ikan Nila di Kasongan masih Mahal

  • Oleh Abdul Gofur
  • 15 Desember 2019 - 19:00 WIB

BORNEONEWS, Kasongan - Hingga saat ini harga ikan jenis nila di Kasongan Kabupaten Katingan masih dijual mahal oleh pedagang.

Masih mahalnya harga ikan nila ini sudah berlangsung sejak tiga bulan lalu saat musim kemarau.

Pasalnya, saat itu pemilik keramba ikan di Kasongan banyak tidak memelihara ikan kaena kondisi air sungai surut.

Kini meski Sungai Katingan sudah kembali normal alias pasang, namun ikan nila masih tetap dijual mahal. "Iya sekarang ikan keramba jenis nila masih kita jual mahal Rp 40 ribu per kilogramnya, dan harga ini masih sama dengan tiga bulan lalu saat musim kemarau," tutur Hety, penjual ikan di pasar komplek Pelabuhan Hurung Kasongan, Minggu, 15 Desember 2019.

Sekadar diketahui pasar ikan di komplek Pelabuhan Hurung Kasongan ini tiap hari buka, namun hanya setiap sore hari mulai pukul 14,00 Wib hingga petang.

Setiap sore pasar ikan di tempat ini selalu disesaki warga Kasongan dan sekitarnya yang ingin membeli ikan segar, seperti sore ini.

"Kita membeli ikan nila, tapi harganya masih mahal, tapi tetap saja kita beli karena keluarga kami suka mengkonsumsi ikan nila ini," sebut Intan ibu rumah tangga warga Kasongan.

Selain jenis ikan nila, pedagang di pasar ini juga menjual ikan sungai lainnya, seperti baung, gabus, lais, gurami, udang, kapar, betok (papuyu), saluang dan sejumlah ikan lainnya.

Ipul, salah seorang penjual ikan di pasar ini mengaku masih mahalnya ikan jenis nila ini karena memang harga dari pemasok atau distributor sudah dipatok mahal. "Katanya sekarang ini keramba ikan warga yang bisa dipanen masih terbatas sehingga harganya masih tergolong tinggi," katanya. (ABDUL GOFUR/B-5)

Berita Terbaru