Disdukcapil Kobar Keluhkan Masyarakat Enggan Urus Surat Kematian, Ini Dampaknya

  • Oleh Danang Ristiantoro
  • 16 Desember 2019 - 11:46 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pihak Dinas Kependudukan dan Pencacatan Sipil atau Disdukcapil Kobar mengeluhkan masyarakat yang enggan mengurus surat kematian keluargannya.

Kepala Disdukcapil Kobar Gusti M Imansyah menyampaikan, jika kemauan masyarakat Kobar dalam mengurus surat atau akte kematian masih kurang. Hal tersebut akan berdampak pada kepengurusan administarsi lainnya.

"Masyarakat Kobar masih banyak yang tidak mengurus akte kematian, padahal ini dampaknya luas, bahkan data kependudukan bisa tidak valid," ujarnya

Disampaikannya, adapun dampak dari ketidak tertiban mengurus akta kematian, maka ahli yang bersangakutan akan mengalami kendala pada saat misalnya pengurusan BJPS, pembagian ahli waris, untuk mengurus pekawinan dan lainnya.

Menyikapi hal tersebut, Gusti Imansyah mencoba mengatasinya dengan mengundang para camat dan lurah di Kobar, agar turut membantu menyelesaikan masalah tersebut.

"Kemarin Disdukcapil mengumpulkan semua camat dan lurah untuk turut membantu memberikan kesadaran kepada warga di wilayahnya tentang pentingnya dukumen kependudukan," ungkapnya.

Imansyah berharap, kedepan disetiap desa dan kelurahan ada petugas registrasi kependudukan. (DANANG/B-5)

Berita Terbaru