Ratusan Warga Geruduk DPRD Kotim, Ajukan Tuntutan Perusahaan

  • Oleh Naco
  • 16 Desember 2019 - 12:56 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Ratusan warga dari Desa Sebabi, Kecamatan Telawang, Kabupaten Kotawaringin Timur menggeruduk ke DPRD Kotim, Senin, 16 Desember 2019.

Mereka menuntut PT Sukajadi Sawit Mekar (SSM) yang beroperasi di wilayah mereka merealisasikan tuntutam yang diajukan. Namun agenda rapat dengar pendapat tersebut ditunda lantaran bersamaan dengan agenda lainnya sehingga tidak ada unsur pimpinan yang memimpin rapat tersebut

"Kita tunda ya sampai pukul 13.00 WIB karena ada jadwal yang bersamaan," kata Rimbun, anggota Komisi I DPRD Kotim.

Warga tetap menuntut agar RDP tersebut tetap dilaksanakan hari ini. Jika tidak, mereka mengancam akan tidur di kantor DPRD Kotim.

"Kami minta harus ada keputusan hari ini juga. Jika tidak, kami akan tidur di sini," kata Algi, perwakilan warga yang didukung warga lainnya.

"Tetap kita laksanakan hari ini supaya ada keputusannya," timpal Rimbun sembari menambahkan RDP ditunda karena menunggu unsur pimpinan. 

Selain Rimbun yang hadir menemui warga, ada anggota Komisi IV Pardamean Gultom dan anggota Komisi II DPRD Kotim, M Abadi. Warga meninggalkan ruang rapat dan berkumpul di halaman kantor DPRD di tenda darurat yang mereka dirikan.

Adapun tuntutan warga diantaranya plasma 20 persen dari lahan inti, lahan di luar HGU yang saat ini dikelola perusahaan agar dikembalikan dan sawit yang ditanam di bibir sungai agar dikembalikan kepada warga.

Secara terpisah, Atong perwakilan dari manajemen PT SSM mengaku persoalan itu tidak masalah, bahkan perusahaan berjanji akan merealisasikan tuntutan warga."Lahannya ada, jadi tidak masalah akan kita realisasikan," katanya. (NACO/B-7)

Berita Terbaru